Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jawa Timur yang membahas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terus mempercepat proses pembahasan. Targetnya, laporan akhir hasil kerja pansus akan disampaikan pada akhir April 2026.
Langkah percepatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan tata kelola BUMD di Jawa Timur agar lebih optimal dan transparan.
Pembahasan Dikebut Hingga Akhir April
Ketua Pansus BUMD DPRD Jawa Timur menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan saat ini terus digenjot agar bisa selesai sesuai target yang telah ditentukan.
“Targetnya akhir April ini laporan sudah bisa kami sampaikan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen pansus dalam menyelesaikan pembahasan tepat waktu, sekaligus memberikan rekomendasi strategis bagi pengelolaan BUMD ke depan.
Fokus Perbaikan Kinerja BUMD
Pembahasan yang dilakukan pansus tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMD di Jawa Timur.
Hal ini meliputi aspek manajemen, transparansi keuangan, hingga kontribusi BUMD terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Dengan adanya evaluasi tersebut, diharapkan BUMD dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi daerah.
Rekomendasi Segera Disusun
Setelah proses pembahasan rampung, pansus akan menyusun rekomendasi yang nantinya diserahkan kepada pemerintah provinsi.
Rekomendasi ini diharapkan menjadi acuan dalam melakukan perbaikan tata kelola dan penguatan peran BUMD di berbagai sektor.
Secara umum, pansus menargetkan seluruh rangkaian pembahasan dapat selesai pada akhir April sebelum rekomendasi resmi diterbitkan pada tahap berikutnya.
Dorong Transparansi dan Akuntabilitas
Keberadaan pansus ini juga menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan bahwa pengelolaan BUMD berjalan secara transparan dan akuntabel.
Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan potensi kebocoran anggaran maupun inefisiensi dapat diminimalisir.
Selain itu, BUMD juga diharapkan mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi dan meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun nasional.
Harapan untuk Ekonomi Daerah
Jika rekomendasi pansus nantinya diterapkan secara maksimal, BUMD Jawa Timur diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Tidak hanya berkontribusi terhadap PAD, tetapi juga membuka lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan sektor strategis di Jawa Timur.
Langkah percepatan pembahasan ini pun menjadi sinyal kuat bahwa DPRD Jatim serius dalam membenahi sektor BUMD agar lebih profesional dan berdaya saing.











