Keripik Sukun Khas Sumenep: Camilan Renyah untuk Menemani Ramadan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 25 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Bulan Ramadan selalu identik dengan berbagai hidangan istimewa, baik untuk berbuka puasa maupun saat bersantai bersama keluarga.

Salah satu camilan yang bisa menjadi pilihan menarik adalah keripik sukun khas Sumenep.

Dengan cita rasa gurih dan tekstur yang renyah, camilan ini cocok dinikmati saat berbuka atau sebagai teman ngobrol di waktu luang selama bulan penuh berkah ini.

Salah seorang penjual keripik sukun, Doni, mengungkapkan bahwa camilan khas Sumenep ini dibuat dari buah sukun pilihan yang diolah secara tradisional.

Proses pembuatannya dimulai dengan mengupas sukun, kemudian mengirisnya dengan ketebalan yang pas agar menghasilkan tekstur yang renyah setelah digoreng.

Setiap potongan sukun kemudian digoreng hingga berubah warna menjadi keemasan, memberikan tampilan yang menggugah selera.

Baca Juga :  Memilih Platform Digital yang Tepat untuk Meningkatkan Keberhasilan UMKM

Menurut Doni, penggorengan yang dilakukan dengan teknik yang tepat sangat memengaruhi hasil akhir dari keripik sukun.

Jika prosesnya dilakukan secara hati-hati, tekstur keripik akan pas—tidak terlalu keras, tetapi juga tidak lembek.

Oleh karena itu, keahlian dalam menggoreng menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan keripik sukun berkualitas.

Selain dari segi tekstur, rasa gurih yang khas juga menjadi daya tarik utama camilan ini.

Doni menjelaskan bahwa kelezatan keripik sukun berasal dari racikan bumbu pilihan yang digunakan dalam proses pembuatannya.

Beberapa produsen bahkan menambahkan variasi rasa, seperti sedikit manis atau pedas, untuk memberikan pilihan yang lebih beragam bagi para penikmatnya.

Meski begitu, rasa gurih alami dari sukun tetap menjadi favorit utama dan ciri khas yang sulit ditandingi.

Baca Juga :  Menyusun Visi dan Tujuan Bisnis yang Kuat sebagai Fondasi Strategi Usaha

Salah satu keunggulan lain dari keripik sukun khas Sumenep adalah kemasannya yang praktis dan tersedia dalam berbagai ukuran.

Hal ini memudahkan para pembeli untuk membawa camilan ini ke mana saja dan menikmatinya kapan pun mereka menginginkannya.

Selain itu, keripik sukun juga menjadi oleh-oleh khas daerah yang banyak diburu oleh wisatawan.

Bagi mereka yang berkunjung ke Sumenep, membawa pulang camilan ini sebagai buah tangan merupakan pilihan yang populer.

Menikmati keripik sukun saat Ramadan bukan hanya sekadar soal mengisi waktu berbuka atau bersantai, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman kuliner yang khas.

Dengan perpaduan antara kerenyahan dan rasa gurih yang menggoda, camilan ini mampu memberikan sensasi lezat yang semakin melengkapi momen kebersamaan di bulan suci.

Baca Juga :  Meriahkan Ramadan, Bupati Sumenep Akan Resmikan Bazar Takjil Tahunan

Bagi siapa saja yang sedang mencari camilan unik dan lezat untuk menemani Ramadan, keripik sukun khas Sumenep bisa menjadi pilihan yang tepat.

Rasakan sendiri kelezatan dan kerenyahan setiap gigitannya, yang akan menambah kenikmatan dalam setiap waktu berbuka puasa Anda.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru