Dorong UMKM Go Global, Kota Batu dan Bea Cukai Malang Sukses Ekspor Produk Pertanian

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 1 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kota Batu, berkolaborasi dengan Bea Cukai Malang, berhasil merealisasikan dukungan nyata terhadap ekspor produk pertanian melalui kerja sama lintas sektor.

Langkah ini bertujuan tidak hanya untuk memperkuat perekonomian lokal tetapi juga untuk memberdayakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar internasional.

Pada akhir Maret lalu, Kota Batu berhasil mengekspor produk keripik buah dan sayur dalam jumlah besar ke Singapura.

Sebanyak 360 pcs produk dengan total berat mencapai 1.500 kilogram atau setara dengan satu kontainer berukuran 20 feet dikirimkan ke negara tujuan.

Produk ini diproduksi oleh PT Arjuna Triple Nine, salah satu UMKM binaan yang mendapat dukungan dari program Klinik Ekspor Bea Cukai Malang.

Baca Juga :  55 Ide Jualan di Bulan Puasa dengan Modal Kecil yang Menguntungkan

Keberhasilan ekspor ini mencerminkan sinergi yang kuat antara berbagai pihak dalam mengembangkan perekonomian daerah berbasis ekspor dengan memanfaatkan potensi produk lokal.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk mereka agar mampu bersaing di pasar global.

Wali Kota Batu, Nurochman, menekankan bahwa salah satu prioritas utama pemerintah daerah adalah memperluas akses pasar bagi UMKM dan sektor pertanian lokal.

Ia mengungkapkan bahwa UMKM di Kota Batu memiliki potensi besar yang perlu didorong agar dapat menembus pasar internasional.

Dengan adanya kolaborasi seperti ini, pemerintah optimistis bahwa daya saing produk lokal bisa terus meningkat hingga ke tingkat global.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Malang, Gunawan Tri Wibowo, menyatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada UMKM agar dapat mewujudkan ekspor secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Daur Ulang Kreatif: Ibu-Ibu Berdaya dengan Ecoprint dan Shibori Ramah Lingkungan

Ia menegaskan bahwa UMKM memiliki peluang besar untuk memasuki pasar internasional, dan Bea Cukai Malang siap mendukung dengan pendampingan serta fasilitas yang dibutuhkan guna mempermudah proses ekspor mereka.

Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya meningkatkan daya saing produk lokal di kancah global.

Dengan adanya pendampingan dari berbagai pihak, UMKM tidak hanya memperoleh kemudahan dalam proses ekspor tetapi juga mendapatkan wawasan serta pengetahuan mengenai standar internasional yang harus dipenuhi.

Selain itu, keberhasilan ekspor ini juga menunjukkan bahwa produk lokal dari Kota Batu memiliki daya tarik tersendiri di pasar luar negeri.

Dengan kualitas yang terjaga dan inovasi yang terus dikembangkan, produk pertanian seperti keripik buah dan sayur semakin memiliki tempat di pasar global.

Baca Juga :  Perajin Tempe Ponorogo Mengeluh, Harga Kedelai Impor Naik

Ke depan, sinergi antara Pemerintah Kota Batu, Bea Cukai Malang, serta pelaku UMKM diharapkan terus diperkuat.

Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan dan upaya untuk meningkatkan kualitas produk, semakin banyak UMKM yang diharapkan mampu menembus pasar internasional.

Keberhasilan ekspor ini menjadi bukti bahwa dengan strategi yang tepat dan kerja sama yang kuat, UMKM lokal bisa berkembang lebih jauh dan bersaing di tingkat global.

Pemerintah Kota Batu serta Bea Cukai Malang berkomitmen untuk terus mendorong lebih banyak pelaku usaha agar berani melangkah ke pasar ekspor,

membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah, serta membawa produk-produk unggulan lokal ke panggung dunia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru