4 Masalah UMKM yang Sering Terjadi dan Cara Efektif Mengatasinya

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Dalam dunia usaha, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menghadapi tantangan adalah hal yang tidak bisa dihindari.

Banyak pelaku bisnis kecil yang mengalami hambatan dalam menjalankan operasional maupun saat mengembangkan usahanya.

Oleh sebab itu, penting bagi para pemilik UMKM untuk memahami berbagai permasalahan umum yang sering muncul, serta mengetahui solusi terbaik agar bisnis dapat bertahan dan bersaing di pasar.

Berikut ini adalah empat permasalahan utama yang kerap dihadapi UMKM, lengkap dengan solusinya:

1. Permasalahan Modal Usaha

Salah satu kendala utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM adalah keterbatasan modal.

Modal merupakan elemen penting baik untuk memulai usaha maupun untuk melakukan ekspansi bisnis.

Tanpa dukungan dana yang memadai, UMKM sering kali kesulitan meningkatkan kapasitas produksi, melakukan inovasi produk, atau memperluas jangkauan pasar.

Baca Juga :  Strategi Jitu UMKM dalam Mempertahankan dan Mengembangkan Bisnis di Era Digital

Solusi:

Pelaku UMKM disarankan untuk menjajaki berbagai sumber pembiayaan alternatif, seperti mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan mikro, mengikuti program pemerintah yang menyediakan dana bantuan usaha, atau bekerja sama dengan investor.

Selain itu, penting juga untuk mengelola arus kas secara bijak agar modal yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal.

2. Minimnya Akses ke Teknologi dan Digitalisasi

Banyak UMKM yang masih menjalankan operasional secara konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara maksimal.

Padahal, era digital saat ini menuntut pelaku usaha untuk bisa beradaptasi, terutama dalam pemasaran, manajemen keuangan, serta layanan pelanggan.

Solusi:

Pelaku usaha perlu mulai mengenal dan memanfaatkan berbagai platform digital yang tersedia, seperti media sosial untuk promosi, marketplace untuk penjualan, dan aplikasi kasir digital untuk mencatat transaksi.

Baca Juga :  Strategi Email Marketing untuk UMKM: Cara Efektif Meningkatkan Penjualan

Dengan begitu, efisiensi dan jangkauan bisnis akan meningkat.

3. Rendahnya Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)

Keterbatasan dalam pengetahuan manajerial, pemasaran, dan operasional menjadi tantangan tersendiri bagi UMKM.

SDM yang belum memiliki keterampilan bisnis yang cukup sering kali menjadi hambatan dalam pengambilan keputusan dan pengembangan usaha.

Solusi:

Solusi dari permasalahan ini adalah meningkatkan kemampuan melalui pelatihan dan pendampingan.

Saat ini banyak lembaga, termasuk pemerintah dan swasta, yang menawarkan program pelatihan gratis untuk pelaku UMKM.

Selain itu, pelaku usaha juga bisa belajar secara mandiri melalui webinar, e-book, atau video tutorial bisnis.

4. Sulit Menjangkau Pasar yang Lebih Luas

UMKM sering kali hanya fokus pada pasar lokal tanpa memperluas jangkauan ke pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Layanan Pembuatan Profil untuk Aplikasi Kencan: Meningkatkan Peluang Sukses di Dunia Digital

Hal ini tentu membatasi potensi pertumbuhan bisnis mereka.

Solusi:

Untuk memperluas pasar, pelaku UMKM bisa memanfaatkan e-commerce dan digital marketing.

Dengan membuat akun bisnis di marketplace populer dan memanfaatkan SEO, UMKM dapat menjangkau lebih banyak pelanggan.

Selain itu, membangun branding yang kuat dan konsisten juga akan meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen.

Menjalankan bisnis UMKM memang penuh tantangan, namun bukan berarti tidak bisa diatasi.

Dengan mengenali permasalahan sejak dini dan mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasinya, UMKM dapat tumbuh lebih kuat dan bersaing di tengah perubahan zaman.

Pemilik usaha perlu terus berinovasi, belajar, dan terbuka terhadap teknologi agar bisnisnya bisa “naik kelas” di era digital.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Keunggulan KUR BRI 2025, Solusi Pembiayaan Fleksibel untuk Pengembangan UMKM
Pendampingan UMKM BRI Jadi Kunci Penguatan Usaha dan Akses KUR Berkelanjutan
Alasan KUR BRI Menjadi Pilihan Utama UMKM untuk Mengembangkan Usaha
Peran Digital Marketing Agency dalam Membangun Authority dan Trust Brand B2B Pada 2026
KUR BRI 2025 untuk UMKM Pemula, Peluang Modal Usaha dengan Bunga Ringan dan Syarat Mudah
Manfaat KUR BRI 2025, Dorong UMKM Naik Kelas dan Lebih Berdaya Saing

Berita Terkait

Wednesday, 31 December 2025 - 10:13 WIB

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap

Monday, 29 December 2025 - 09:06 WIB

Keunggulan KUR BRI 2025, Solusi Pembiayaan Fleksibel untuk Pengembangan UMKM

Friday, 26 December 2025 - 16:00 WIB

Pendampingan UMKM BRI Jadi Kunci Penguatan Usaha dan Akses KUR Berkelanjutan

Tuesday, 23 December 2025 - 16:00 WIB

Alasan KUR BRI Menjadi Pilihan Utama UMKM untuk Mengembangkan Usaha

Monday, 22 December 2025 - 18:23 WIB

Peran Digital Marketing Agency dalam Membangun Authority dan Trust Brand B2B Pada 2026

Berita Terbaru