CFD Pare Kembali Hadir, Dorong UMKM Bangkit dan Jadi Andalan Penghasilan di Akhir Pekan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 13 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Setelah sempat ditiadakan selama bulan Ramadan 1446 Hijriah, kegiatan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan PB. Sudirman, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri kembali digelar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi ruang rekreasi warga, tetapi juga menjadi peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggantungkan penghasilan dari kegiatan tersebut.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan dampak positif dari aktifnya kembali CFD ini adalah Abdul Muis, penjual donat kentang yang akrab disapa Mbah Dul.

Sejak tahun 2018, ia konsisten berjualan setiap hari Minggu di lokasi CFD Kecamatan Pare.

Baca Juga :  Peluang Emas Bisnis Fashion UMKM: Kreativitas Tanpa Batas di Tengah Tren yang Dinamis

Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu meningkatkan pendapatannya.

Dalam satu kali CFD, ia bisa memperoleh omzet rata-rata sekitar Rp300.000 dengan waktu operasional mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, menyesuaikan dengan waktu pelaksanaan CFD.

Mbah Dul juga menjelaskan bahwa kegiatan Car Free Day memberikan ruang yang sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM untuk tetap produktif di akhir pekan, terutama saat hari libur sekolah.

Ia mengaku tetap semangat berjualan karena merasa kegiatan ini mampu mengangkat perekonomian kecil masyarakat, khususnya di wilayah Pare dan sekitarnya.

Produk donat kentang yang ia jual dibanderol dengan harga terjangkau, hanya Rp1.000 per buah, dan tersedia dalam berbagai varian rasa yang disukai anak-anak.

Baca Juga :  90 Pencari Kerja di Pasuruan Ikuti Pelatihan Kompetensi Gratis, Dapat Sertifikat BLK dan BNSP

Salah satu pembeli, Ismi, menyampaikan pendapatnya bahwa donat buatan Mbah Dul memiliki tekstur yang empuk dan cita rasa yang cocok untuk anak-anak.

Ia mengaku membeli beberapa buah untuk anak-anaknya karena selain murah, rasa dan kualitasnya juga memuaskan.

Namun, di tengah meningkatnya harga bahan pokok, Mbah Dul mengaku harus mencari cara agar tetap bisa mempertahankan usahanya.

Ia belum dapat menaikkan harga donat karena segmen pasarnya adalah anak-anak sekolah yang sensitif terhadap perubahan harga.

Sebagai solusinya, ia memilih untuk mempertahankan kualitas bahan, tetapi sedikit mengurangi ukuran donat agar tetap terjangkau dan tidak memberatkan konsumen.

Kembalinya CFD Pare menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM lokal untuk bangkit kembali setelah sempat terhenti.

Baca Juga :  7 Kesalahan Fatal Startup Baru yang Harus Dihindari

Selain menjadi ajang berolahraga dan rekreasi bagi masyarakat, CFD juga menjelma sebagai ruang usaha yang efektif dan efisien.

Keberadaan kegiatan ini sangat membantu menciptakan iklim usaha kecil yang sehat, sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat di wilayah Kediri.

Dengan partisipasi aktif dari pelaku UMKM seperti Mbah Dul, serta antusiasme warga yang terus meningkat, kegiatan Car Free Day di Pare diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

CFD terbukti bukan sekadar kegiatan bebas kendaraan, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi rakyat yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru