PT RPH Surabaya Siap Layani Hewan Kurban Iduladha 2025, Pastikan Sehat dan Bebas Penyakit

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 5 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1446 H yang akan jatuh pada tahun 2025, PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda menegaskan kesiapannya dalam penyediaan hewan kurban yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat.

Perusahaan pelat merah ini menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan dan kualitas hewan, guna memenuhi standar syariah serta harapan para pengurban.

Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda, Fajar A. Isnugroho, menyampaikan bahwa perusahaannya telah menerapkan prosedur pemeriksaan ketat terhadap seluruh hewan kurban, bahkan sejak dari daerah asal.

Ia menjelaskan bahwa proses screening dilakukan secara menyeluruh guna memastikan hewan-hewan tersebut dalam kondisi bebas dari penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Setiap hewan yang dikirim ke fasilitas RPH, dikatakan Fajar, wajib dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Baca Juga :  Jawa Timur Perkuat Kerja Sama dengan Australia, Fokus pada Ketahanan Pangan, Energi Terbarukan, dan UKM

Dokter hewan internal perusahaan, yang berjumlah delapan orang, langsung melakukan pemeriksaan lanjutan ketika hewan tiba di lokasi.

Hal ini bertujuan untuk mengonfirmasi kembali kondisi kesehatan secara menyeluruh sebelum dipelihara dan diproses lebih lanjut.

Selain menjalani pemeriksaan kesehatan, hewan kurban yang telah lolos screening juga mendapatkan perlakuan khusus.

PT RPH Surabaya memberikan vitamin tambahan, menyediakan pakan yang cukup, serta memastikan waktu istirahat yang memadai.

Fajar menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari perawatan agar hewan tetap sehat hingga hari penyembelihan tiba.

Perusahaan juga menaruh perhatian besar pada syarat syar’i hewan kurban.

Menurut Fajar, aspek seperti bobot dan kualitas hewan menjadi pertimbangan utama untuk memastikan bahwa kurban yang diberikan sesuai dengan ketentuan agama dan memuaskan pihak pengurban.

Baca Juga :  Jelang Iduladha 2025, Dinas Peternakan Lamongan Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Tetap Terjaga

Ia menyatakan bahwa tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan RPH sejauh ini cukup tinggi, terutama dalam hal perawatan dan pemeliharaan hewan.

Terkait asal hewan kurban, Fajar menyebutkan bahwa RPH Surabaya menerima pasokan sapi dari berbagai daerah.

Jenis sapi seperti Limousin dan Simental yang memiliki bobot lebih dari 500 kilogram banyak diminati karena ukurannya yang besar.

Di sisi lain, sapi Madura juga tetap menjadi pilihan favorit masyarakat karena tekstur dagingnya yang kesat dan ukurannya yang proporsional untuk dibagikan.

PT RPH Surabaya menyiapkan sapi kurban dengan bobot mulai dari 700 kilogram sampai lebih dari 1 ton, sesuai kebutuhan konsumen.

Pihaknya menyatakan kesiapan untuk melayani berbagai jenis permintaan, baik dari individu maupun lembaga.

Baca Juga :  Petani Milenial Sumenep Tampil di Ajang Inovasi Hortikultura Jawa Timur 2025, Buktikan Pertanian Bisa Keren dan Modern

Menariknya, tahun ini terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah layanan jasa potong.

Jika tahun sebelumnya tercatat sebanyak 172 ekor sapi dipotong selama empat hari pelaksanaan kurban, maka pada tahun ini jumlah pendaftar meningkat menjadi lebih dari 176 ekor.

Namun untuk volume penjualan sapi, Fajar memperkirakan jumlahnya relatif stabil, berada di kisaran 130 ekor seperti tahun sebelumnya.

Dengan pengawasan ketat terhadap standar kesehatan dan kepuasan pelanggan, PT RPH Surabaya terus berusaha memberikan layanan terbaik menjelang Hari Raya Iduladha, serta mendukung ketersediaan hewan kurban yang aman, sehat, dan sesuai syariat Islam.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru