Daur Ulang Kreatif: Ibu-Ibu Berdaya dengan Ecoprint dan Shibori Ramah Lingkungan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 5 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Diberitakan, Ibu Semangat Indonesia Kuat (ISIK) bekerja sama dengan The Southern Hotel Surabaya dalam sebuah inisiatif ramah lingkungan yang mengubah kain bekas menjadi produk bernilai guna.

Program ini dirancang untuk mengedukasi ibu rumah tangga mengenai konsep zero waste sekaligus mengajarkan keterampilan dalam membuat Ecoprint dan shibori dari linen bekas sprei hotel.

Dalam pelatihan ini, para peserta diperkenalkan dengan teknik shibori,

sebuah metode pewarnaan kain asal Jepang yang menciptakan pola unik dengan cara melipat, mengikat, atau menyimpulkan kain sebelum proses pewarnaan dilakukan.

Direktur Utama ISIK, Prita Eksimaningrum, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi limbah tekstil, tetapi juga untuk memberikan peluang ekonomi bagi ibu-ibu yang terlibat.

Baca Juga :  Surabaya Gelar Job Fair Disabilitas 2025: 285 Lowongan Dibuka, Ratusan Pencari Kerja Antusias

Menurutnya, pelatihan ini mengajarkan bagaimana kain bekas dapat diolah menjadi produk fungsional seperti taplak meja, sprei, hingga sarung bantal.

Dengan cara ini, hotel tidak hanya mengurangi limbah kain, tetapi juga mendukung penggunaan kembali material secara kreatif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Prita menekankan bahwa keterampilan ini dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi ibu rumah tangga dan pelaku UMKM.

Ia berharap para peserta dapat melihat potensi besar dari limbah kain yang sering kali dianggap tidak bernilai.

Melalui program ini, mereka dapat menciptakan produk dengan nilai estetika tinggi yang memiliki daya jual.

Teknik shibori yang diperkenalkan dalam pelatihan ini menghasilkan berbagai pola menarik, seperti shibori kumo dan shibori arashi.

Baca Juga :  Sapi Lokal Kediri Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Iduladha 2025

Setiap motif yang terbentuk bergantung pada teknik yang digunakan, sehingga menciptakan karya seni yang unik pada setiap kain.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk melestarikan budaya lokal dengan menggabungkan seni tekstil tradisional seperti Ecoprint.

Metode ini memanfaatkan pewarna alami dari tumbuhan untuk mencetak motif pada kain, sehingga tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung industri kreatif berbasis kearifan lokal.

Selama pelatihan, para peserta diajarkan langkah demi langkah dalam proses pewarnaan dan penciptaan pola.

Proses ini tidak hanya meningkatkan kreativitas, tetapi juga mengasah keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mempelajari teknik ini, ibu-ibu tidak hanya mampu menciptakan produk untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga berpeluang memasarkannya sebagai produk kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tinggi.

Baca Juga :  Pasar Takjil Karang Menjangan: Surga Kuliner Ramadan di Surabaya

Prita berharap bahwa pelatihan seperti ini dapat terus dikembangkan dan diperluas ke berbagai daerah.

Dengan semakin banyaknya orang yang memahami pentingnya daur ulang dan pemanfaatan kembali kain bekas, maka dampak positif terhadap lingkungan pun semakin besar.

Kolaborasi antara ISIK dan The Southern Hotel Surabaya ini menjadi contoh nyata bagaimana kreativitas dapat dimanfaatkan untuk menciptakan perubahan positif, baik dalam aspek ekonomi maupun lingkungan.

Program ini tidak hanya memberdayakan ibu-ibu rumah tangga, tetapi juga membantu mengurangi limbah tekstil dan mendukung gerakan zero waste di Indonesia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Berita Terbaru