Lamongan Catat Surplus APBD 2024, Bupati Yuhronur Tegaskan Komitmen pada Transparansi dan Akuntabilitas

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 8 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten Lamongan, melalui Bupati Yuhronur Efendi, secara resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2024 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lamongan.

Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang utama DPRD Lamongan pada Kamis, 8 Mei 2025.

Dalam laporan keuangan yang disampaikan, diketahui bahwa target pendapatan daerah pada tahun anggaran 2024 ditetapkan sebesar Rp 3,632 triliun.

Dari jumlah tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan berhasil merealisasikan pendapatan sebesar Rp 3,299 triliun.

Di sisi lain, belanja daerah dan transfer yang sebelumnya dianggarkan sebesar Rp 3,579 triliun telah terealisasi sebesar Rp 3,207 triliun.

Perbedaan antara pendapatan dengan belanja tersebut menghasilkan surplus anggaran.

Baca Juga :  Program Inkubator Agripreneur Tebu Hadir di Kediri untuk Meningkatkan Produksi Gula Nasional

Dari target surplus sebesar Rp 53,085 miliar, realisasinya justru melampaui ekspektasi dengan mencapai Rp 91,636 miliar.

Namun, laporan keuangan juga mencatat dinamika pembiayaan yang mempengaruhi posisi akhir anggaran.

Dalam rincian pembiayaan, tercatat penerimaan sebesar Rp 24,187 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 77,273 miliar, yang keduanya terealisasi 100 persen.

Kondisi ini menyebabkan pembiayaan netto menjadi defisit sebesar Rp 53 miliar. Meski begitu, Kabupaten Lamongan tetap membukukan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp 38,55 miliar.

Bupati Yuhronur, yang akrab disapa Pak Yes, menyatakan bahwa capaian tersebut mencerminkan keberhasilan dalam mengelola APBD secara efisien dan efektif.

Ia menyebut meskipun masih ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi selama proses pelaksanaan program kegiatan, namun secara umum tata kelola APBD telah berjalan sesuai harapan.

Baca Juga :  CFD Sampang Belum Aktif, Jajanan UMKM Tetap Jadi Magnet Warga di Alun-Alun Trunojoyo

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Menurutnya, kedua prinsip tersebut merupakan landasan utama dalam menciptakan sistem pemerintahan yang bersih, responsif, dan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Tak hanya itu, Yuhronur juga menyoroti bahwa laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Lamongan telah disusun berdasarkan standar akuntansi pemerintahan dan dikaitkan langsung dengan target kinerja yang berdampak nyata pada masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik melalui pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab.

Capaian Kabupaten Lamongan juga semakin diperkuat dengan keberhasilan mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia selama sembilan tahun berturut-turut.

Baca Juga :  Strategi Tekan Angka Kemiskinan di Madura Melalui Optimalisasi Potensi Lokal

Selain itu, Pemkab Lamongan kembali menerima predikat A pada penilaian Standar Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2024 yang diberikan oleh Kementerian PANRB.

Dengan hasil ini, Bupati Yuhronur berharap seluruh pihak, baik dari unsur pemerintahan maupun masyarakat,

dapat terus membangun sinergi dalam rangka memperkuat kualitas pengelolaan keuangan daerah dan pelayanan publik di masa yang akan datang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat
Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat
Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini
Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan
Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya
Mahasiswa Jatim “Warning” Negara! Soroti Dana Asing ke NGO, Minta Pengawasan Diperketat
Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Berita Terkait

Monday, 27 April 2026 - 09:38 WIB

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Saturday, 25 April 2026 - 19:13 WIB

Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat

Saturday, 25 April 2026 - 16:11 WIB

Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini

Saturday, 25 April 2026 - 15:08 WIB

Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan

Saturday, 25 April 2026 - 12:05 WIB

Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya

Berita Terbaru

Kenali jenis alkohol dalam produk kosmetik dan obat, mulai dari ethanol hingga cetyl alcohol, beserta fungsi, manfaat, dan cara memilihnya tepat.

Berita

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Monday, 27 Apr 2026 - 09:38 WIB