Modal Usaha Ternak Lele Kecil, Untung Besar: Ini Alasan Mengapa Bisnis Ini Layak Dicoba

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 3 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Sebelum memutuskan terjun ke dalam dunia usaha ternak lele, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memahami kebutuhan modal awal.

Banyak pelaku usaha menyebut bahwa ternak lele merupakan salah satu jenis usaha dengan kebutuhan modal yang tergolong rendah jika dibandingkan dengan jenis bisnis lainnya.

Meski begitu, potensi keuntungan dari budidaya ikan lele ternyata cukup menjanjikan.

Diketahui bahwa permintaan pasar terhadap ikan lele di Indonesia terus mengalami pertumbuhan.

Hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa ikan lele merupakan bahan utama dalam berbagai kuliner populer, salah satunya adalah pecel lele yang tersebar luas di seluruh penjuru Nusantara.

Bukan hanya warung kaki lima, bahkan beberapa restoran besar juga memasukkan olahan lele dalam daftar menu andalan mereka.

Baca Juga :  Pentingnya Modal Usaha dalam Membangun dan Mengembangkan Bisnis

Melihat kondisi pasar yang begitu terbuka, banyak orang menilai bahwa budidaya ikan lele merupakan peluang usaha yang sangat potensial.

Salah satu keunggulan utama dari usaha ini adalah biaya produksi yang relatif hemat.

Calon peternak hanya perlu menyiapkan kolam sederhana, seperti kolam terpal, dan membeli benih ikan lele yang harganya cukup terjangkau.

Peralatan dan pakan juga tergolong mudah didapat dengan harga ramah di kantong.

Di sisi lain, ternak lele tidak membutuhkan teknik perawatan yang rumit.

Ikan ini dikenal memiliki daya tahan tubuh yang kuat serta mampu beradaptasi dengan berbagai jenis lingkungan, mulai dari air bersih hingga air yang kurang jernih sekalipun.

Baca Juga :  Inovboyo 2025: Surabaya Hadirkan Deretan Inovasi Sosial, Teknologi Humanis, dan Ekonomi Berkelanjutan

Dengan demikian, risiko kegagalan dalam proses pemeliharaan dapat diminimalkan.

Selain dari segi teknis, keuntungan besar dari usaha ternak lele juga bisa dilihat dari segi omzet.

Banyak sumber menyebutkan bahwa dalam satu kali panen, hasil yang didapat bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung pada skala budidaya yang dilakukan.

Sebagai contoh, untuk 1.000 ekor ikan lele dengan berat rata-rata 250 gram per ekor, dan harga jual sekitar Rp18.000 per kilogram, omzet yang diperoleh bisa melebihi Rp4 juta.

Setelah dikurangi biaya operasional, keuntungan bersih pun tetap signifikan.

Dengan siklus panen yang hanya memerlukan waktu sekitar tiga bulan, para peternak memiliki kesempatan untuk meraih keuntungan dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Membangun Jaringan dan Aktif Berpromosi: Strategi Cerdas UMKM di Era Digital

Ini tentunya membuka peluang perputaran modal yang lebih cepat, sehingga bisnis dapat berkembang lebih pesat dari waktu ke waktu.

Usaha budidaya ikan lele bukan hanya menawarkan biaya awal yang ringan, namun juga menjanjikan laba yang menggiurkan.

Terlebih lagi dengan permintaan pasar yang tinggi dan terus bertumbuh, menjadikan usaha ini layak menjadi pilihan bagi siapa saja yang ingin memulai bisnis dengan modal terbatas namun prospek jangka panjang yang cerah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan
Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Wednesday, 4 March 2026 - 12:24 WIB

Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon

Wednesday, 4 March 2026 - 12:18 WIB

Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh

Tuesday, 3 March 2026 - 19:20 WIB

Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan

Berita Terbaru