Cemilan Endhul: Rempeyek dan Olahan Rempah Khas Malang yang Sehat dan Lezat

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 23 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Di tengah persaingan usaha kuliner di Kota Malang, muncul satu brand lokal yang mulai mencuri perhatian masyarakat, yaitu Cemilan Endhul.

Usaha ini lahir dari tangan kreatif Nur Yuliana, seorang ibu rumah tangga yang memiliki hobi memasak.

Melalui brand tersebut, ia ingin memperkenalkan rempah-rempah khas Indonesia kepada masyarakat, sekaligus menghadirkan produk yang sehat dan aman dikonsumsi.

Yuliana menuturkan bahwa tujuan utamanya adalah menyajikan camilan berbahan dasar rempah dengan rasa yang tetap nikmat.

Ia menekankan bahwa produk Cemilan Endhul dibuat menggunakan bumbu alami, tanpa tambahan pemanis buatan, sehingga cocok dikonsumsi oleh semua kalangan.

Produk Cemilan Endhul

Meski memiliki kegemaran memasak, Yuliana lebih fokus mengembangkan usaha rempeyek sebagai produk andalan.

Baca Juga :  7 Peluang Usaha Menjanjikan di Kota Malang yang Patut Anda Coba

Ia beralasan, rempeyek memiliki potensi besar karena digemari banyak orang, baik sebagai camilan maupun pelengkap makanan sehari-hari.

Produk Cemilan Endhul hadir dengan beragam varian, mulai dari rasa original, kacang, hingga olahan kentang.

Salah satu yang cukup populer adalah Kentang Mustofa, yang diolah dengan rempah pilihan sehingga menghasilkan cita rasa gurih, pedas, dan renyah.

Keunggulan utama produk ini adalah penggunaan rempah alami tanpa pengawet, yang menjadikannya tidak hanya lezat tetapi juga menyehatkan.

Strategi Pemasaran dan Kehadiran di Media Sosial

Untuk memperluas jangkauan pasar, Cemilan Endhul memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram melalui akun @cemilan_endhul.

Melalui platform tersebut, Yuliana membagikan informasi produk, promo menarik, hingga cerita seputar usahanya.

Baca Juga :  Sepak Terjang Paguyuban UMKM Karangbesuki Malang

Kehadiran di media sosial membuat produk ini lebih mudah dikenali dan diakses oleh konsumen, terutama generasi muda yang gemar berbelanja online.

Selain itu, Cemilan Endhul juga membuka gerai di beberapa titik di Malang.

Strategi ini dilakukan agar masyarakat bisa langsung mencoba produk secara offline.

Dengan begitu, konsumen memiliki lebih banyak pilihan dalam menikmati olahan camilan berbasis rempah tersebut.

Peluang Kemitraan Cemilan Endhul

Tak hanya fokus menjual produk sendiri, Cemilan Endhul juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi seller atau mitra usaha.

Menurut Yuliana, langkah ini bertujuan agar lebih banyak orang bisa ikut memperkenalkan kelezatan dan keunikan rempah kepada pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Strategi Pemkot Malang dalam Mengendalikan Inflasi: Evaluasi dan Langkah Konkret

Kemitraan ini tidak hanya bermanfaat bagi brand, tetapi juga memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat yang ingin memulai usaha dengan modal terjangkau.

Cemilan Endhul bukan sekadar camilan, melainkan sebuah inovasi kuliner lokal yang memadukan tradisi dengan kesehatan.

Dengan rempeyek, Kentang Mustofa, dan produk berbumbu alami lainnya, Nur Yuliana berhasil menjadikan rempah-rempah sebagai daya tarik utama usahanya.

Dukungan pemasaran digital dan peluang kemitraan membuat Cemilan Endhul berpotensi menjadi salah satu UMKM kuliner unggulan di Malang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Berita Terbaru