Jalan Wahid Hasyim, Surga Kuliner Pagi di Kabupaten Sampang

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 25 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Waktu pagi sering kali menjadi momen paling sibuk bagi banyak orang.

Aktivitas yang padat membuat sebagian masyarakat tidak sempat menyiapkan sarapan di rumah.

Namun, bagi warga Kabupaten Sampang dan sekitarnya, hal tersebut bukan masalah besar.

Di sepanjang Jalan Wahid Hasyim, suasana pagi selalu ramai dengan aktivitas para penjual dan pembeli yang mencari sarapan lezat untuk memulai hari.

Setiap pagi, jalan yang terletak di pusat kota Sampang ini berubah menjadi sentra kuliner khas yang menawarkan berbagai pilihan menu.

Aroma masakan yang menggoda dan suara riuh pembeli menciptakan suasana yang khas.

Tak heran jika kawasan ini dikenal sebagai salah satu lokasi favorit warga untuk menikmati sarapan praktis sebelum berangkat bekerja atau bersekolah.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Daftar BLT UMKM 2025: Syarat, Dokumen, dan Cara Pengajuan Online

Beragam makanan tradisional hingga menu kekinian bisa ditemukan di kawasan ini. Mulai dari nasi jagung, nasi bebek, pecel, lontong sayur, hingga aneka jajanan pasar seperti kue lapis, klepon, dan serabi.

Para pedagang biasanya mulai berjualan sejak pukul lima pagi hingga menjelang siang hari.

Aktivitas jual beli ini menjadi rutinitas yang tidak hanya menghidupkan ekonomi lokal, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.

Salah satu pedagang, Soliha, menceritakan bahwa ia telah berjualan sarapan di lokasi tersebut selama beberapa tahun terakhir.

Ia menjelaskan bahwa setiap pagi dirinya menyiapkan berbagai menu, seperti nasi jagung, nasi bebek, pecel, serta aneka kue basah yang digemari pembeli.

Ia mengaku senang karena dagangannya selalu habis setiap hari.

Baca Juga :  Rokib, Pemuda Pelopor Sampang yang Hidupkan Batik Madura Lewat Inovasi dan Edukasi

Menurutnya, pelanggan datang dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pegawai kantor, hingga masyarakat umum yang tidak sempat memasak di rumah.

Selain itu, keberadaan deretan penjual makanan ini juga mendapat respons positif dari masyarakat sekitar.

Salah satu pembeli, Syafira, menyampaikan bahwa dirinya merasa terbantu dengan adanya banyak pedagang sarapan di kawasan tersebut.

Ia menilai, keberadaan mereka memudahkan masyarakat yang memiliki waktu terbatas di pagi hari.

Dengan banyaknya pilihan makanan, masyarakat dapat menyesuaikan selera dan kebutuhan tanpa harus repot memasak.

Bagi warga Sampang, Jalan Wahid Hasyim bukan sekadar tempat membeli sarapan, tetapi juga menjadi simbol kehidupan pagi yang dinamis.

Aktivitas di jalan ini memperlihatkan bagaimana semangat masyarakat untuk tetap produktif tanpa meninggalkan tradisi kuliner lokal.

Baca Juga :  Unique Value Proposition: Senjata Rahasia UMKM untuk Menarik Konsumen

Makanan yang dijual sebagian besar masih menggunakan resep turun-temurun, sehingga cita rasa tradisional tetap terjaga.

Selain menjadi pusat kuliner pagi, kawasan ini juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi mikro di Kabupaten Sampang.

Banyak pedagang kecil menggantungkan penghasilan harian dari penjualan sarapan ini.

Pemerintah daerah pun diharapkan dapat memberikan dukungan berupa penataan area kuliner agar kegiatan ekonomi masyarakat semakin berkembang tanpa mengganggu arus lalu lintas.

Jalan Wahid Hasyim kini tidak hanya dikenal sebagai ruas utama kota, tetapi juga sebagai ikon kuliner pagi Kabupaten Sampang.

Dari suasana sederhana dan hangatnya interaksi antara penjual dan pembeli, kawasan ini menghadirkan harmoni antara tradisi, ekonomi, dan gaya hidup modern masyarakat Madura.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru