DPRD Jatim Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Program Gratis Pengurusan NIB

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya bagi perempuan di Kota Surabaya.

Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui program pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis yang digelar bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur serta Bank Jatim.

Melalui program ini, para pelaku UMKM perempuan difasilitasi untuk memperoleh legalitas usaha agar dapat beroperasi secara resmi dan memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan.

Pendampingan ini menjadi bentuk dukungan konkret terhadap penguatan ekonomi rakyat berbasis kewirausahaan perempuan yang kian berperan penting dalam perekonomian daerah.

Anggota DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, menegaskan bahwa legalitas usaha merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM.

Baca Juga :  Digitalisasi UMKM di Sumenep: Pemerintah Dorong Akses Platform Online dan Perluasan Internet

Ia menilai, kepemilikan NIB bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan menjadi kunci untuk membuka peluang yang lebih luas, seperti akses permodalan, kerja sama bisnis, serta peningkatan kepercayaan pasar terhadap produk lokal.

Menurut Lilik, ketahanan ekonomi Jawa Timur tidak hanya bersumber dari industri besar, tetapi juga ditopang oleh kekuatan sektor UMKM yang sebagian besar digerakkan oleh perempuan.

Ia menekankan bahwa semangat kewirausahaan perempuan memiliki potensi besar dalam membangun fondasi ekonomi kerakyatan yang tangguh.

Sinergi antara DPRD Jatim, DPMPTSP, dan Bank Jatim dinilai menjadi pilar utama dalam mendorong UMKM naik kelas.

DPRD berperan dalam memperkuat fungsi pengawasan dan penyusunan kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha kecil, DPMPTSP berkontribusi dalam fasilitasi perizinan dan legalitas usaha, sementara Bank Jatim membuka akses pembiayaan produktif bagi pelaku UMKM yang telah memiliki legalitas resmi.

Baca Juga :  Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Program ini juga menjadi bagian dari inisiatif bertajuk “Saleha Sadar Legalitas Usaha” yang digagas langsung oleh Lilik Hendarwati.

Inisiatif tersebut berfokus pada peningkatan kesadaran pentingnya legalitas usaha bagi perempuan pelaku UMKM, sekaligus memberikan bimbingan teknis dalam proses pendaftaran NIB.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan profesional.

Sejak program pemberdayaan UMKM ini diluncurkan, ribuan pelaku usaha telah merasakan manfaat nyata.

Banyak di antara mereka yang sebelumnya menjalankan bisnis secara informal kini mulai bertransformasi menjadi pelaku usaha yang sah dan terdaftar.

Selain mendapatkan pelatihan dan pendampingan, mereka juga memperoleh kesempatan untuk mengakses pembiayaan dari lembaga perbankan yang sebelumnya sulit dijangkau.

Baca Juga :  Kolaborasi Sosial di Pra-TMMD ke-124: Baznas Jember Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Desa Plalangan

Dengan adanya legalitas dan dukungan pembiayaan, para pelaku UMKM perempuan diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kualitas produk, serta bersaing di pasar digital yang semakin berkembang.

Program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara lembaga pemerintah dan sektor perbankan mampu memperkuat ekosistem UMKM di Jawa Timur.

Melalui langkah-langkah strategis seperti ini, DPRD Jawa Timur berkomitmen terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha kecil,

terutama perempuan, agar dapat naik kelas dan menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Berita Terbaru