RRI Dorong UMKM Disabilitas Makin Berdaya dan Berdaya Saing Nasional

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Perkembangan pelaku usaha penyandang disabilitas di Indonesia semakin mendapatkan sorotan positif dari berbagai lembaga, termasuk Radio Republik Indonesia (RRI).

Direktur Program dan Produksi RRI, Mistam, memberikan penghargaan terhadap kemajuan UMKM disabilitas yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan dalam kualitas maupun kreativitas produk.

Ia menilai bahwa karya para pelaku usaha disabilitas terus mengalami peningkatan dan semakin mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Mistam menjelaskan bahwa kemampuan pelaku UMKM disabilitas sebenarnya tidak berbeda dengan masyarakat pada umumnya.

Ia menyebut bahwa kelompok usaha tersebut memiliki kapasitas inovatif yang sama kuatnya, baik dalam menciptakan kreasi baru maupun mengembangkan produk yang sudah ada.

Hal tersebut menurutnya membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi hambatan untuk menghasilkan karya yang bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga :  Memahami Perhitungan Aset dan Kekayaan: Menentukan Kategori Usaha Mikro dan UKM

Pernyataan tersebut menjadi bentuk pengakuan bahwa pelaku UMKM disabilitas mempunyai potensi besar yang harus terus diberdayakan.

Ia juga menggambarkan kebanggaannya ketika melihat berbagai produk UMKM disabilitas yang dinilai semakin matang dari sisi kualitas.

Produk-produk tersebut disebut memiliki mutu yang layak bersaing, bahkan mampu masuk ke pasar yang lebih luas apabila mendapatkan dukungan yang memadai.

Dalam pandangannya, kualitas kerja yang dihasilkan pelaku UMKM disabilitas tidak hanya sekadar memenuhi standar pasar, tetapi sudah menunjukkan ciri khas, kreativitas, dan daya tarik tersendiri.

Mistam menekankan pentingnya peran berbagai pihak dalam memperkuat pengembangan usaha yang dijalankan penyandang disabilitas.

Menurutnya, kolaborasi antara instansi pemerintah, lembaga media, badan usaha, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka.

Baca Juga :  Babinsa Badegan Berperan Aktif dalam Mendukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Petani

Dukungan yang dimaksud tidak hanya dalam bentuk pembinaan, tetapi juga perluasan pasar, bantuan permodalan, hingga kesempatan untuk mengikuti pameran atau promosi produk.

Sebagai lembaga penyiaran publik, RRI menegaskan komitmennya memberikan ruang publikasi yang luas bagi pelaku UMKM disabilitas.

Mistam mengatakan bahwa RRI akan terus memperkuat peran tersebut melalui pemberitaan yang konsisten dan penyebaran informasi mengenai karya mereka.

Langkah ini dianggap penting karena akses informasi yang memadai akan membuka peluang pemasaran yang lebih besar dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi para pelaku usaha disabilitas.

Ia berharap publikasi mengenai UMKM disabilitas tidak hanya berhenti di lingkup lokal.

Menurutnya, karya dan inovasi mereka perlu dikenal lebih luas sehingga dapat tampil sebagai bagian dari berita regional maupun nasional.

Baca Juga :  Tren Bisnis Berbasis Keberlanjutan 2025: 3 Peluang Usaha Ramah Lingkungan yang Menguntungkan

Harapan ini mencerminkan keinginan agar produk disabilitas dapat menembus pasar yang lebih besar dan mendapatkan pengakuan yang lebih setara.

Dengan komitmen RRI serta dukungan dari berbagai pihak, pemberdayaan UMKM disabilitas di Indonesia diyakini dapat terus tumbuh.

Semakin banyak ruang apresiasi dan promosi yang diberikan, semakin besar pula peluang bagi pelaku usaha disabilitas untuk memperluas jaringan, meningkatkan kualitas, dan menguatkan posisi mereka dalam ekosistem UMKM nasional.

Dukungan ini diharapkan bukan hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga memperkuat inklusi dan kesetaraan dalam dunia usaha.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru