163 Koperasi Merah Putih Resmi Dibentuk di Lumajang, Dorong Ekonomi Desa Mandiri

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 13 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Sebanyak 163 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Lumajang resmi menandai babak baru dalam penguatan ekonomi desa dengan penandatanganan minuta akta pendirian yang berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja pada Rabu, 11 Juni 2025.

Momen ini menjadi tonggak penting dalam strategi pemerintah daerah membangun kemandirian ekonomi berbasis koperasi di tingkat desa.

Menurut Shohib Ghufron,  Plt. Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Lumajang,

kegiatan ini merupakan bentuk konkret dukungan Pemkab terhadap program nasional yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi kerakyatan.

Ia menekankan bahwa proses penandatanganan minuta bukan hanya sekadar formalitas administratif, namun bagian dari gerakan besar dalam membentuk perekonomian yang lebih inklusif dan partisipatif di tingkat desa.

Baca Juga :  Hari Koperasi ke-78 Dimeriahkan Peluncuran 80.081 KDMP dan Pasar Murah, Warga Tuban Sambut Antusias

Dokumen minuta tersebut selanjutnya akan diajukan ke notaris guna memperoleh akta pendirian resmi.

Langkah ini diperlukan sebagai dasar hukum yang sah agar koperasi dapat menjalankan aktivitas ekonomi secara legal, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Koperasi Merah Putih sendiri dirancang sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa yang bersifat kolektif.

Fungsinya tidak hanya untuk menghasilkan keuntungan, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat, memperkuat jati diri lokal, dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya secara berkesinambungan.

Shohib juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk mengawal proses legalisasi koperasi ini hingga tuntas.

Tak hanya sampai pada penerbitan akta, pemerintah daerah akan memberikan pendampingan intensif berupa pelatihan untuk pengurus dan pengawas koperasi.

Baca Juga :  Polres Lumajang Gelar Pasar Murah di Gucialit, 2,5 Ton Beras Ludes Diserbu Warga

Ia menyebutkan bahwa peluncuran resmi Koperasi Merah Putih akan digelar pada 12 Juli 2025 mendatang.

Lebih jauh, koperasi-koperasi ini juga akan difasilitasi untuk membangun kemitraan dengan berbagai pelaku usaha, memperoleh akses permodalan,

juga mengelola potensi desa seperti hasil pertanian, produk UMKM, beserta sektor pariwisata secara kolektif.

Tujuannya adalah menciptakan kemandirian ekonomi yang berbasis pada kekuatan komunitas lokal.

Langkah strategis ini sejalan dengan visi pembangunan nasional yang menempatkan koperasi sebagai pilar utama ekonomi Indonesia.

Selain sebagai wadah usaha bersama, koperasi dipandang mampu memperkuat solidaritas sosial dan semangat gotong royong, nilai-nilai yang menjadi fondasi kuat dalam membangun bangsa yang adil dan sejahtera.

Baca Juga :  Tingkat Inflasi Kota Kediri Bulan Juni 2024 Terendah Se-Jawa Timur

Upaya masif Pemerintah Kabupaten Lumajang ini menunjukkan bahwa pembangunan berbasis desa bukan hanya slogan semata.

Melalui penguatan kelembagaan koperasi yang terarah, Lumajang mengambil peran aktif dalam menciptakan struktur ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berdaya saing,

sekaligus memberi ruang lebih luas bagi masyarakat desa untuk menjadi pelaku utama dalam pembangunan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru