BPJS Ketenagakerjaan Bangkalan Gandeng Grab dan Kemenkop UKM: Dorong Digitalisasi UMKM dan Perlindungan Pekerja Informal

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 18 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal kembali ditunjukkan melalui kerja sama strategis dengan Grab Indonesia dan Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Kolaborasi ini diwujudkan dalam program “Rekrutmen Mitra Digital: Menjadi Pengusaha UMKM Bersama Grab!”,

yang berhasil menarik hampir 2.000 peserta dari seluruh Indonesia dalam acara yang digelar di Gedung SMESCO, Jakarta.

Kegiatan ini tak hanya menyasar pekerja umum, namun juga melibatkan para penyandang disabilitas, menunjukkan inklusivitas program yang ditawarkan.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, menyatakan bahwa para mitra digital seperti pengemudi ojek daring dan pelaku usaha mikro menghadapi risiko kerja tinggi, baik dari sisi kecelakaan kerja maupun ketidakpastian masa depan.

Baca Juga :  DLH Jombang Perkuat Jejaring Bank Sampah, Gandeng PKK untuk Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan Desa

Sebagai solusi, BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan tiga skema perlindungan utama bagi mitra Grab yang mendaftar: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).

Grab sendiri memberikan dukungan melalui insentif pembebasan iuran BPJS selama bulan pertama bagi mitra baru.

Sampai bulan Mei 2025, tercatat puluhan ribu mitra Grab sudah resmi menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 orang telah menerima manfaat JKK dengan total klaim mencapai Rp489 juta, dan 14 orang mendapatkan manfaat JKM dengan nilai kompensasi sebesar Rp588 juta.

Salah satu mitra dari Jabodetabek bahkan mendapatkan layanan pengobatan tanpa batas biaya.

Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman, menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai bahwa program ini merupakan bukti nyata dari digitalisasi sektor UMKM,

Baca Juga :  Harga Cabai Rawit di Jatim Naik Lagi, Penyerapan Lokal Jadi Pemicu

yang tidak hanya memberikan bantuan sesaat tetapi juga menciptakan peluang usaha berkelanjutan.

Grab disebutnya sebagai gerbang penting dalam membangun ekosistem UMKM digital di Indonesia.

Selain program perlindungan, Grab juga menghadirkan layanan langsung di lokasi acara seperti pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB),

sampai akses pembiayaan kendaraan melalui PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI).

Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia, menegaskan bahwa Grab berperan sebagai penyangga sosial di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, dan terus berupaya memberikan solusi konkret bagi masyarakat.

Indriyatno, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura, juga menyuarakan pentingnya melibatkan pekerja informal dalam sistem jaminan sosial nasional.

Baca Juga :  Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5 Persen di Awal 2025, Ungguli Nasional dan Provinsi Lain

Menurutnya, langkah ini penting demi mewujudkan lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru