UMKM Wajib Melek Teknologi: Kunci Bertahan dan Berkembang di Era Digital

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 20 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Di era digital yang berkembang pesat, penguasaan teknologi menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal ini disampaikan oleh Zeni Rusmawati, pakar ekonomi dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis di kampus tersebut.

Dalam wawancaranya dengan media penyiaran pada Kamis (19/6/2025), ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan mutlak bagi UMKM jika ingin tetap bertahan dan bersaing.

Zeni mengatakan bahwa perkembangan teknologi bagaimanapun mustahil bisa dihindari.

Hal ini tentunya membuat para pelaku UMKM dituntut untuk bisa menyesuaikan diri dengan perubahan zaman agar tidak tertinggal.

Baca Juga :  Harga Cabai Merah di Kediri Naik, Cabai Rawit Justru Turun: Ini Rinciannya

Menurutnya, teknologi telah merambah hampir seluruh aspek dalam kegiatan bisnis, mulai dari pemasaran hingga manajemen keuangan.

Pemanfaatan aplikasi dan platform digital yang tepat dapat mempermudah operasional bisnis dan meningkatkan efisiensi.

Dalam penjelasannya, Zeni mengungkapkan bahwa saat ini telah tersedia banyak aplikasi yang sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM.

Contohnya, platform e-commerce seperti marketplace daring bisa dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pemasaran produk.

Selain itu, aplikasi keuangan digital seperti software akuntansi sederhana memungkinkan pelaku usaha mengelola pembukuan secara lebih rapi, akurat, dan real-time.

Namun, ia juga menyoroti bahwa masih banyak UMKM yang belum memanfaatkan teknologi secara optimal.

Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya literasi digital di kalangan pelaku usaha.

Baca Juga :  UMKM dan IKM Lokal Unjuk Gigi di East Food & East Pack Indonesia 2025 Surabaya

Menurutnya, ketidaktahuan atau ketidakmampuan dalam menggunakan teknologi justru menjadi awal dari turunnya pendapatan.

Bila dibiarkan, hal ini tentunya bisa memicu penurunan performa bisnis yang berujung pada kebangkrutan.

Zeni menekankan bahwa “gaptek” atau gagap teknologi merupakan hambatan serius yang harus segera diatasi.

Ia menambahkan bahwa peningkatan literasi digital di kalangan UMKM dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk pengabdian masyarakat, pelatihan kewirausahaan berbasis digital, dan kegiatan sosialisasi rutin.

UMS sendiri, kata dia, aktif dalam mengadakan pelatihan teknologi dan digital marketing untuk UMKM di berbagai daerah.

Sebagai akademisi yang juga terjun langsung dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, Zeni mendorong pelaku UMKM untuk mulai membuka diri terhadap teknologi digital.

Baca Juga :  Syarat dan Cara Daftar Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) agar Bisa Naik TransJakarta, MRT, dan LRT Gratis

Ia percaya bahwa transformasi digital yang diterapkan secara konsisten akan membantu pelaku UMKM lebih adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan pasar global.

Zeni menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa UMKM akan tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional, asalkan mampu berinovasi dan mengikuti arus perkembangan teknologi yang terus bergerak maju.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Berita Terbaru