Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying LPG, Gunakan Sesuai Peruntukannya

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 29 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Dalam menyikapi kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan LPG, Pertamina mengingatkan agar konsumen tidak melakukan aksi panic buying yang berpotensi mengganggu distribusi dan stok di lapangan.

Masyarakat diharapkan untuk tetap bisa tenang dan membeli LPG dengan bijak, hanya sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Ahad, salah satu perwakilan dari Pertamina, menjelaskan bahwa kepanikan yang tidak berdasar sering kali dipicu oleh informasi yang belum diverifikasi kebenarannya.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum terbukti validitasnya.

Menurutnya, saat kekhawatiran mulai berkembang di tengah masyarakat, oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sering memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi, termasuk dengan cara menimbun atau menaikkan harga secara ilegal.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Siapkan Satgas Nataru 2025–2026 untuk Jaga Kelancaran Distribusi Energi di Jatimbalinus

Oleh sebab itu, Pertamina berupaya terus mengedukasi masyarakat agar bisa tetap tenang dan berbelanja LPG sesuai peruntukan.

Lebih lanjut, Pertamina mengingatkan bahwa LPG 3 kilogram (tabung hijau) merupakan produk bersubsidi yang secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Oleh karena itu, masyarakat yang tergolong mampu secara ekonomi sangat dianjurkan untuk beralih menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg.

“Penggunaan LPG bersubsidi harus tepat sasaran.

Kami berharap masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih dapat beralih ke produk non-subsidi sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kebijakan subsidi yang berkeadilan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Dalam upaya menjaga transparansi dan pelayanan kepada pelanggan, Pertamina juga mengajak masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut untuk memanfaatkan saluran komunikasi resmi melalui Pertamina Call Center di nomor 135.

Baca Juga :  Harga Cabai Anjlok Akibat Minimnya Serapan Industri dan Pengiriman ke Jabodetabek

Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi akurat seputar produk, harga, hingga lokasi SPBE atau agen LPG resmi.

Selain itu, Pertamina memastikan bahwa distribusi dan pasokan LPG tetap berjalan normal di seluruh wilayah Indonesia,

termasuk selama periode meningkatnya konsumsi di waktu-waktu tertentu seperti menjelang hari besar atau saat musim kemarau.

Langkah-langkah pengawasan dan evaluasi distribusi LPG juga terus dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna memastikan tidak terjadi penyimpangan, termasuk penyalahgunaan distribusi subsidi.

Dengan pendekatan kolaboratif dan edukatif ini, Pertamina berharap masyarakat tidak hanya lebih bijak dalam menggunakan energi,

tetapi juga lebih sadar akan pentingnya menjaga keberlanjutan subsidi agar benar-benar dinikmati oleh mereka yang membutuhkan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru