Distribusi BBM di Jember Kembali Normal Usai Penutupan Jalur Gumitir

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 2 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Setelah sempat terjadi antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat penutupan Jalur Gumitir, distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Jember kini telah kembali normal.

PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Jatimbalinus memastikan seluruh SPBU di wilayah tersebut telah terisi penuh dan siap melayani masyarakat secara maksimal.

Sales Brand Manager Pertamina Area Jember, Hendra Saputra, menyampaikan bahwa proses pengiriman stok BBM ke seluruh SPBU di Jember telah diselesaikan pada 1 Agustus 2025.

Ia menegaskan bahwa seluruh 40 SPBU di wilayah tersebut kini telah beroperasi dengan pasokan yang memadai.

Hendra juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan semua pihak yang terlibat dalam mempercepat pemulihan distribusi BBM.

Baca Juga :  Mengenal Perusahaan Ekstraktif: Pengelola Sumber Daya Alam Tanpa Proses Pengolahan

Selain itu, Hendra memberikan penghargaan kepada para operator dan manajer SPBU yang tetap siaga selama masa antrean panjang berlangsung.

Ia juga berterima kasih kepada masyarakat Jember atas kesabaran mereka menghadapi situasi tersebut hingga distribusi kembali berjalan normal.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menambahkan bahwa kelangkaan yang sempat terjadi bukan karena kekurangan stok BBM.

Menurut dirinya, hambatan distribusi terjadi akibat perubahan rute pengiriman setelah penutupan Jalur Gumitir sejak 24 Juli 2025.

Penutupan jalur tersebut membuat mobil tangki pengangkut BBM harus memutar jauh melalui jalur Situbondo–Arak-Arak–Bondowoso.

Hal ini menyebabkan waktu tempuh pengiriman meningkat hampir tiga kali lipat, dari empat jam menjadi sebelas jam.

Baca Juga :  Syarat Lengkap dan Ketentuan Daftar Magang Kemnaker Batch 2 BSI 2025: Peluang Emas untuk Lulusan Baru

Kondisi ini kemudian memicu antrean panjang di SPBU karena sebagian masyarakat melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

Ahad menjelaskan bahwa Pertamina segera mengambil langkah cepat dengan melakukan alih suplai dari berbagai titik, seperti Surabaya, Malang, hingga lintas regional dari Semarang dan Boyolali.

Upaya tersebut berhasil mempercepat pemulihan distribusi BBM di wilayah Jember.

Mengacu pada data terbaru per 30 Juli 2025, antrean di SPBU sudah jauh berkurang.

Rata-rata panjang antrean kini hanya sekitar 15 meter untuk kendaraan roda empat dan 25 meter untuk kendaraan roda dua.

Kondisi ini terus membaik hingga akhirnya pada awal Agustus, situasi di SPBU berlangsung tertib dan kondusif tanpa kendala distribusi.

Baca Juga :  Jawa Timur Raih Penghargaan Ekonomi Terpuji 2025, Bukti Sinergi Program Khofifah dan Pemerintah Pusat

Pertamina menegaskan bahwa stok BBM di Jember saat ini dalam keadaan aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Setelah distribusi BBM normal, warga diharapkan tidak lagi melakukan pembelian berlebihan sehingga stok di SPBU tetap terjaga.

Langkah koordinasi antara pemerintah daerah, aparat terkait, dan Pertamina disebut sebagai faktor kunci keberhasilan pemulihan distribusi ini.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.

Dengan distribusi yang kembali stabil, PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga kelancaran pasokan energi di wilayah Jember agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa hambatan pasokan BBM.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru