Revitalisasi Pasar Besar Malang Ditunggu Pedagang, Harap Tanpa Beban Biaya Tambahan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 4 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Rencana revitalisasi Pasar Besar Kota Malang terus bergulir, namun pelaksanaannya masih menunggu kesepakatan penuh dari seluruh pedagang yang menempati pasar legendaris tersebut.

Pemerintah Kota Malang tampak berhati-hati dalam menjalankan program ini, mengingat kekhawatiran dari para pelaku usaha terhadap kemungkinan beban biaya tambahan dalam proses revitalisasi.

Kekhawatiran ini mencuat dari para pedagang, salah satunya disampaikan oleh Mochammad Alfan Farid, pemilik toko konveksi Berkah Jaya yang telah lama berjualan di Pasar Besar.

Ia menyatakan bahwa para pedagang sebenarnya mendukung upaya perbaikan pasar, namun mereka cemas apabila proses tersebut mengharuskan mereka membayar biaya sewa baru atau iuran tambahan.

Ia menegaskan bahwa revitalisasi tentu sangat dibutuhkan, apalagi setelah insiden robohnya dinding Pasar Besar beberapa waktu lalu yang mengundang keprihatinan banyak pihak.

Baca Juga :  Terus Berinovasi: Kunci UMKM Bertahan dan Tumbuh di Tengah Persaingan

Namun, ia berharap pemerintah memberikan jaminan bahwa revitalisasi ini tidak akan menjadi beban ekonomi bagi para pedagang yang selama ini sudah berjasa dalam menghidupkan denyut ekonomi rakyat di pusat kota.

Menurut Alfan, mayoritas pedagang tidak mempermasalahkan jika selama masa perbaikan harus dipindahkan ke lokasi penampungan sementara.

Mereka hanya meminta agar penataan ulang tidak mengurangi atau menambah jumlah bedak yang sudah ada, serta lokasi relokasi tidak terlalu jauh dari pasar utama.

Harapan utama para pedagang adalah mendapatkan jaminan keadilan dan kepastian bahwa hak mereka tetap terlindungi.

“Kalau pembangunan dilakukan secara gratis dan adil, tidak mungkin ada yang menolak.

Yang membuat resah itu ketika muncul wacana pembayaran sewa atau penambahan lapak baru yang tidak transparan,” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Hari Kartini, Usaha Penyewaan Kebaya di Lamongan Meningkat

Ia juga mengapresiasi langkah Walikota Malang dan jajarannya yang aktif menyuarakan kebutuhan revitalisasi ini hingga ke pemerintah pusat di Jakarta.

Menurutnya, ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam mencari solusi terbaik untuk pasar tradisional terbesar di Malang tersebut.

Namun ia menekankan, revitalisasi tidak boleh berhenti pada wacana, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang berpihak pada pedagang.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan pedagang, diharapkan revitalisasi Pasar Besar bisa terlaksana secara adil dan membawa manfaat besar bagi semua pihak,

tanpa menambah beban bagi pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi pasar rakyat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru