Perbedaan Bisnis yang Tahan Tren dan Musiman: Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 9 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Memulai usaha seringkali diawali dengan melihat peluang pasar.

Namun, tidak semua peluang bisnis bertahan lama. Beberapa jenis usaha bersifat tahan tren (long-lasting), sementara lainnya cenderung musiman.

Mengetahui perbedaan antara keduanya akan membantu Anda memilih model bisnis yang sesuai dengan tujuan jangka panjang.

Lantas, apa perbedaan utama bisnis tahan tren dan bisnis musiman?

Apa Itu Bisnis Tahan Tren?

Bisnis tahan tren adalah jenis usaha yang permintaannya stabil dalam jangka panjang.

Produk atau jasa yang ditawarkan bersifat esensial atau memiliki kegunaan yang relevan sepanjang waktu.

Contohnya adalah bisnis makanan pokok, kebutuhan rumah tangga, layanan kesehatan, atau pendidikan.

Ciri khas bisnis ini antara lain:

Baca Juga :  Mengakses Pinjaman Pemerintah: Solusi Modal Usaha dengan Syarat Ringan

– Dibutuhkan kapan saja oleh banyak orang

– Tidak terpengaruh secara signifikan oleh musim atau tren

– Memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang

– Stabil dari sisi pendapatan

Meskipun persaingan bisa ketat, bisnis tahan tren memberikan peluang untuk membangun merek yang kuat dan berkelanjutan.

Apa Itu Bisnis Musiman?

Bisnis musiman adalah usaha yang mengalami lonjakan permintaan pada waktu tertentu.

Misalnya, penjualan parcel lebaran, jaket musim hujan, atau mainan anak menjelang tahun ajaran baru.

Ciri khas bisnis musiman:

– Permintaan tinggi hanya pada waktu-waktu tertentu

– Potensi untung besar dalam waktu singkat

– Membutuhkan perencanaan stok dan pemasaran yang tepat waktu

– Bisa menurun drastis di luar musimnya

Baca Juga :  Sektor Makanan dan Perawatan Pribadi Jadi Pemicu Utama Inflasi Jawa Timur Maret 2025

Bisnis musiman cocok bagi yang ingin mendapat penghasilan tambahan atau sebagai proyek usaha jangka pendek.

Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

Jawabannya tergantung pada tujuan dan kapasitas Anda.

Jika Anda ingin membangun brand jangka panjang dengan pendapatan stabil, bisnis tahan tren adalah pilihan ideal.

Namun, jika Anda ingin mencoba peruntungan usaha dengan modal minim atau memanfaatkan momen tertentu, bisnis musiman bisa menjadi awal yang bagus.

Anda juga bisa menggabungkan keduanya. Contohnya, menjalankan bisnis makanan harian (tahan tren), namun menjual hampers spesial saat hari besar (musiman).

Memahami perbedaan antara bisnis tahan tren dan musiman sangat penting sebelum Anda memulai usaha.

Keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Kuncinya adalah menyesuaikan dengan minat, sumber daya, dan tujuan usaha Anda.

Baca Juga :  Strategi Jitu UMKM: Riset Pasar dan Analisis Kompetitor untuk Bertahan dan Berkembang

Dengan strategi yang tepat, baik bisnis jangka panjang maupun musiman bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan
Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Wednesday, 4 March 2026 - 12:24 WIB

Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon

Wednesday, 4 March 2026 - 12:18 WIB

Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh

Tuesday, 3 March 2026 - 19:20 WIB

Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan

Berita Terbaru