UMKM Kerajinan Lokal Tembus Pasar Internasional: Dari Kampung ke Mancanegara

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 9 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kerajinan lokal kini tak bisa dipandang sebelah mata.

Berkat keunikan produk dan nilai budaya yang melekat, banyak pelaku UMKM kerajinan berhasil membawa produknya menembus pasar global.

Perjalanan ini tentu tidak mudah, tetapi sangat mungkin dilakukan dengan strategi yang tepat.

UMKM kerajinan kini bukan hanya berkutat di pasar lokal, tetapi telah menjadi pemain di panggung internasional. Bagaimana mereka bisa melakukannya?

Kekuatan Produk Kerajinan Lokal

Indonesia dikenal dengan kekayaan budaya dan tradisi yang melimpah.

Setiap daerah memiliki ciri khas kerajinan, mulai dari anyaman, batik, ukiran kayu, perak, hingga kain tenun tradisional.

Inilah keunggulan yang tidak dimiliki oleh negara lain.

Baca Juga :  Produk Lokal Sulit Ditampung Minimarket, UMKM Kediri Harapkan Perhatian Serius Pemerintah

Produk kerajinan lokal bukan hanya barang fungsional, tetapi juga menyimpan cerita, nilai budaya, dan estetika tinggi.

Hal ini menjadikan kerajinan Indonesia sangat diminati oleh pasar luar negeri yang mengapresiasi karya bernilai etnik dan handmade.

Faktor Kunci Menembus Pasar Internasional

1. Kualitas Produk yang Konsisten

Untuk bisa bersaing di pasar global, kualitas adalah syarat utama.

UMKM kerajinan yang berhasil ekspor umumnya menjaga standar produksi yang ketat, termasuk bahan baku, ketelitian pengerjaan, dan finishing produk.

2. Kemasan dan Branding yang Menarik

Kemasan adalah kesan pertama. Produk kerajinan dengan kemasan yang modern dan ramah lingkungan jauh lebih mudah diterima pasar luar.

Selain itu, brand storytelling yang kuat—yang mengangkat sisi budaya, tradisi, dan pemberdayaan lokal—menambah daya tarik di mata konsumen global.

Baca Juga :  Cara Efektif Menjaga Skor Kredit Agar Tetap Optimal demi Pertumbuhan Usaha yang Berkelanjutan

3. Adaptasi terhadap Selera Pasar

Meskipun bernilai budaya tinggi, produk lokal tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan dan selera konsumen luar negeri.

Beberapa UMKM sukses melakukan inovasi tanpa menghilangkan identitas budaya, seperti memilih warna netral atau desain yang minimalis.

4. Pemanfaatan Platform Digital dan Pameran Internasional

Kini, banyak UMKM memasarkan produknya lewat platform digital seperti Etsy, Amazon Handmade, hingga media sosial.

Selain itu, partisipasi dalam pameran internasional (baik offline maupun virtual) membuka peluang lebih besar untuk dikenal oleh buyer global.

Peran Pemerintah dan Komunitas

Dukungan pemerintah melalui pelatihan ekspor, sertifikasi produk, dan promosi luar negeri sangat membantu UMKM naik kelas.

Tak kalah penting, komunitas UMKM atau koperasi lokal juga berperan besar dalam saling mendukung, berbagi jaringan, dan memperluas akses pasar.

Baca Juga :  Kolaborasi Antar-UMKM: Strategi Cerdas untuk Tumbuh Bersama

UMKM kerajinan lokal Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar internasional.

Kuncinya terletak pada kualitas produk, kemampuan beradaptasi dengan selera pasar global, serta keberanian memanfaatkan teknologi dan peluang promosi.

Dari desa hingga benua lain, karya anak bangsa kini bisa menjangkau dunia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Empat UKM Jawa Timur Raih Kontrak Ekspor Rp3,95 Triliun dengan Malaysia di Festival Ekspor 2025
Dekranasda Bojonegoro dan Jepara Perkuat Kolaborasi: Dorong Inovasi Kerajinan di Era Digital
Promo Besar! Diskon Tiket KAI Nataru 2025/2026 Mulai 22 Desember–10 Januari, Catat Tanggalnya!
Jadwal Lengkap Promo Tiket Pesawat Nataru 2025: Diskon Besar untuk Liburan Akhir Tahun
Perjuangan Mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis dan Dampaknya bagi Kopi Wonosalam, Jombang
Tren Batu Akik Kembali Menguat: Hobi Kolektor Bangkit dan Jadi Budaya Baru
Kegiatan Pelatihan Kecantikan Lamongan Diharapkan Jadi Program Rutin untuk Dongkrak Profesionalisme
Cara Praktis Cek Saldo BRI Lewat WhatsApp Sabrina Tanpa Ribet

Berita Terkait

Thursday, 27 November 2025 - 19:30 WIB

Empat UKM Jawa Timur Raih Kontrak Ekspor Rp3,95 Triliun dengan Malaysia di Festival Ekspor 2025

Thursday, 27 November 2025 - 19:00 WIB

Dekranasda Bojonegoro dan Jepara Perkuat Kolaborasi: Dorong Inovasi Kerajinan di Era Digital

Wednesday, 26 November 2025 - 16:00 WIB

Promo Besar! Diskon Tiket KAI Nataru 2025/2026 Mulai 22 Desember–10 Januari, Catat Tanggalnya!

Tuesday, 25 November 2025 - 08:06 WIB

Jadwal Lengkap Promo Tiket Pesawat Nataru 2025: Diskon Besar untuk Liburan Akhir Tahun

Monday, 24 November 2025 - 19:00 WIB

Perjuangan Mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis dan Dampaknya bagi Kopi Wonosalam, Jombang

Berita Terbaru