Pantau Harga Cabai hingga Cek Keaslian BerasTPID Ponorogo Gelar Sidak Bapok

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 1 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Ponorogo melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah kebutuhan pokok (bapok) pada Jumat (1/8/2025).

Kegiatan ini dilakukan di tiga titik penting, yakni salah satu penggilingan padi, Pasar Legi, serta Swalayan Bintang.

Di Pasar Legi, tim gabungan dari berbagai instansi tersebut memantau ketersediaan berbagai bahan pangan.

Komoditas yang diperiksa antara lain sayuran, daging sapi, bawang merah, cabai, hingga beras.

Hasil sidak menunjukkan adanya pergerakan harga yang bervariasi. Harga cabai rawit terpantau mengalami penurunan, sementara harga bawang merah justru naik.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Ponorogo, Harjono, menjelaskan bahwa kenaikan harga bawang merah merupakan dampak dari tingginya permintaan yang tidak diimbangi dengan ketersediaan produksi.

Baca Juga :  Siapkan Lulusan SMA/SMK Bersertifikasi Nasional, Disnaker Ponorogo Buka 13 Paket Pelatihan Kerja

Ia menilai fenomena tersebut sebagai hal yang wajar, mengingat tidak semua daerah memiliki sentra produksi bawang merah.

Menurut Harjono, stok bawang merah di Ponorogo selama ini sangat bergantung pada dua daerah utama, yaitu Brebes dan juga Nganjuk.

Karena minimnya sentra produksi di wilayah lain, harga komoditas ini sangat dipengaruhi oleh kondisi di dua daerah pemasok tersebut.

Dalam upaya mengendalikan inflasi daerah, Pemkab Ponorogo bersama TPID telah menjalin kerja sama antar daerah.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menstabilkan harga, khususnya untuk komoditas bawang merah dan cabai, sehingga lebih terjangkau oleh masyarakat.

Harjono menambahkan bahwa dengan adanya kerja sama tersebut, harga kebutuhan pokok dapat ditekan sejak di tingkat distribusi.

Baca Juga :  Jadwal Pencairan PKH 2025 Tahap 4: Mulai Akhir Oktober hingga Desember, Cek Daerahmu Sekarang

Dampaknya, masyarakat Ponorogo diharapkan tidak terbebani lonjakan harga yang kerap terjadi saat pasokan terbatas.

Bukan hanya memantau harga komoditas, TPID Ponorogo juga memeriksa sejumlah merek beras yang sebelumnya sempat masuk dalam daftar dugaan beras oplosan.

Namun, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, beras yang beredar di pasaran Ponorogo dinyatakan aman.

Harjono menegaskan bahwa secara visual, beras yang dijual masih sesuai standar. Berat kemasan juga sesuai dengan takaran yang tercantum pada label.

Selain itu, kondisi butiran beras dinyatakan utuh tanpa campuran menir atau kualitas rendah lainnya.

Hal ini memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa produk yang mereka beli layak konsumsi.

Ia menekankan bahwa langkah sidak seperti ini akan terus dilakukan secara berkala. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan bapok tetap stabil, harga terkendali, dan kualitas produk yang dijual di pasar maupun swalayan tetap terjamin.

Baca Juga :  Jawa Timur Genjot Inseminasi Buatan 2025 untuk Percepatan Swasembada Daging Nasional

Melalui pengawasan yang lebih ketat, TPID Ponorogo berharap tidak hanya mampu menekan inflasi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar lokal.

Dengan demikian, distribusi pangan di Ponorogo diharapkan berjalan lancar tanpa gejolak harga yang signifikan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur
YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 15:51 WIB

PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Berita Terbaru