Ketahui Bansos Anda Aman Atau Tidak di SIKS NG, Pastikan Status Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3 Berhasil Cek Rekening

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) melaporkan telah menerima pencairan susulan. Namun, bagi yang belum menerima, jangan panik. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengecek status bansos.

Pertama, periksa data Anda di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG). Anda bisa melakukan pengecekan di kantor desa/kelurahan, kecamatan, atau dinas sosial terdekat. Status “berhasil cek rekening” dengan nominal dana yang tertera menandakan data Anda valid dan bantuan akan segera dicairkan, baik dalam penyaluran susulan atau termin berikutnya.

Pencairan susulan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah dimulai. Beberapa KPM telah melaporkan penerimaan dana, terutama dari Bank BNI. Penerima PKH dengan komponen anak SMP menerima Rp375.000, sedangkan yang memiliki komponen anak SD menerima Rp225.000.

Baca Juga :  Bansos dan BKK Senilai Rp4,7 Miliar untuk Warga Ponorogo Disalurkan Pemprov Jatim

Pencairan Bansos Susulan: Sasaran dan Mekanisme

Pencairan susulan ini ditujukan bagi KPM yang belum menerima dana pada termin sebelumnya, baik karena kendala teknis maupun antrean penyaluran. KPM diharapkan bersabar dan terus memantau saldo di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing. Bank penyalur lain seperti BSI, Mandiri, dan BRI, diharapkan akan segera menyusul.

Perlu diingat bahwa penyaluran bansos melalui berbagai bank memiliki progres yang berbeda-beda. Data per 11 September 2025 menunjukkan bahwa penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 3 belum sepenuhnya selesai. Masih ada KPM yang belum menerima bantuan.

Status Penyaluran Bansos per Bank (11 September 2025)

Berikut persentase penyaluran bansos PKH dan BPNT per bank, menunjukkan bahwa proses penyaluran masih berlangsung dan terdapat potensi pencairan susulan:

  • BSI: PKH (74%), BPNT (73%) – Sedang berjalan
  • BRI: PKH (71%), BPNT (70%) – Sedang berjalan
  • BNI: PKH (72%), BPNT (73%) – Sedang berjalan
  • Mandiri: PKH (72%), BPNT (75%) – Sedang berjalan
Baca Juga :  Panduan Lengkap Cara Cek Status PIP 2025 Secara Online Melalui Situs Resmi

Data ini mengindikasikan bahwa masih ada sekitar 25-30% bansos yang belum tersalurkan di seluruh bank. Oleh karena itu, KPM yang belum menerima bantuan masih memiliki kesempatan untuk mendapatkannya dalam termin susulan.

Masalah “Exclude Gagal Burol” di SIKS-NG

Banyak KPM, terutama yang merupakan penerima peralihan dari PT Pos ke KKS, mengalami status “exclude gagal burol” di SIKS-NG. Status ini menunjukkan ketidakcocokan antara data kependudukan (Dukcapil) dan data perbankan, sehingga KKS dan buku tabungan tidak dapat diterbitkan.

Meskipun demikian, KPM dengan status ini masih berpeluang menerima bansos. Berdasarkan pengalaman, bansos akan dikembalikan ke skema penyaluran sebelumnya, yaitu melalui PT Pos Indonesia. KPM hanya perlu menunggu surat undangan dari petugas PT Pos untuk mengambil dana bantuan.

Baca Juga :  Kriteria Warga yang Dinyatakan Tidak Berhak Menerima Bantuan Sosial, Ini Penjelasan Lengkapnya

Informasi Tambahan dan Saran

Sangat penting untuk memastikan data kependudukan Anda akurat dan terupdate. Jika terdapat perbedaan data, segera lakukan koreksi melalui kantor Dukcapil setempat. Hal ini akan mempercepat proses pencairan bansos dan mencegah terjadinya masalah seperti status “exclude gagal burol”.

Selain itu, pantau terus informasi resmi dari pemerintah terkait penyaluran bansos. Website resmi pemerintah dan media terpercaya dapat memberikan informasi terbaru dan akurat mengenai program bansos.

Jangan ragu untuk menghubungi kantor desa/kelurahan atau dinas sosial terdekat jika Anda mengalami kendala atau membutuhkan informasi lebih lanjut. Mereka siap membantu Anda dalam proses pengecekan dan pencairan bansos.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan
Tag :

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru