TMMD ke-126 di Malang: Peternak Desa Lebakharjo Dapat Bimtek Pembuatan Pakan Ternak Bernutrisi Tinggi

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 13 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Suasana penuh semangat menyelimuti area kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 yang berlangsung di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Senin (13/10/2025).

Puluhan peserta yang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) budidaya dan pengolahan pakan ternak tampak antusias saat melaksanakan praktik lapangan yang diselenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang bekerja sama dengan Kodim 0818/Malang-Batu.

Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri dari peternak lokal dan anggota kelompok tani setempat.

Sebelum praktik dimulai, seluruh peserta mendapatkan sepatu bot dan perlengkapan keselamatan kerja sebagai bagian dari standar operasional pelatihan.

Dalam kegiatan praktik tersebut, para peserta mempelajari teknik pembuatan pakan ternak berbasis bahan lokal menggunakan mesin penggiling sederhana.

Baca Juga :  Strategi Pemkab Malang Kendalikan Harga Minyak Goreng dan Sembako Jelang Lebaran

Proses pelatihan dilakukan secara berurutan, dimulai dari pemilihan bahan baku seperti rumput gajah, dedak, dan molases, hingga tahapan fermentasi pakan untuk meningkatkan kualitas nutrisi.

Peserta dibimbing langsung oleh instruktur dari Dinas Peternakan yang sebelumnya telah memberikan penjelasan teori pada sesi bimtek di hari sebelumnya.

Beberapa anggota Satgas TMMD juga ikut mendampingi dan membantu peternak dalam mencampur bahan serta mengemas hasil fermentasi.

Hasil olahan pakan tersebut dinilai lebih bergizi, tahan lama, serta mampu menekan biaya produksi bagi peternak kecil.

Program ini juga membantu masyarakat memahami pentingnya pengelolaan pakan yang baik untuk meningkatkan produktivitas ternak.

Ngatiman, Ketua Kelompok Tani Rukun Tani Lebakharjo, menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi para peternak.

Baca Juga :  DKPP Kota Malang Perkuat Pengawasan Pangan dari Hulu ke Hilir untuk Lindungi Konsumen

Ia mengakui sebelumnya banyak peternak yang masih memberi pakan seadanya tanpa memperhatikan nilai gizi.

Setelah mengikuti bimtek, para peternak kini memahami bahwa pakan fermentasi tidak hanya meningkatkan daya tahan ternak, tetapi juga membantu mengefisienkan biaya operasional.

Sementara itu, Pengawas Mutu Pakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Sugeng Widodo, S.Pt., M.P., menjelaskan bahwa proses pembuatan pakan fermentasi harus dilakukan dengan teliti agar hasilnya optimal.

Ia menuturkan bahwa setelah bahan pakan dicampur secara merata, hasil olahan dimasukkan ke dalam wadah tertutup, seperti gentong, dan disimpan selama tiga minggu sebelum digunakan.

Sugeng menilai, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mendorong kemandirian peternak di wilayah pedesaan.

Dengan kemampuan membuat pakan sendiri, peternak tidak lagi bergantung pada produk pakan pabrikan yang harganya terus meningkat.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Besar Malang Ditunggu Pedagang, Harap Tanpa Beban Biaya Tambahan

Program TMMD ke-126 di Desa Lebakharjo tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga pada penguatan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

Melalui pelatihan seperti bimtek pakan ternak ini, kolaborasi antara TNI dan masyarakat sipil menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi contoh sinergi antara sektor pertanian dan militer dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan di pedesaan.

Dengan peningkatan kapasitas peternak lokal, Desa Lebakharjo diharapkan mampu menjadi sentra peternakan rakyat yang produktif dan mandiri di Kabupaten Malang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru