Strategi Pemkab Malang Kendalikan Harga Minyak Goreng dan Sembako Jelang Lebaran

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 5 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten Malang, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar, mengambil langkah strategis untuk menjaga kestabilan harga minyak goreng di pasaran.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar operasi pasar agar harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sementara itu, operasi pasar untuk sembilan bahan pokok (sembako) masih belum diperlukan, mengingat harga-harga yang masih relatif stabil.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar Kabupaten Malang, M. Nur Fuad Fauzi,

menjelaskan bahwa operasi pasar minyak goreng dengan merek “Minyak Kita” telah berlangsung sejak sebelum memasuki bulan Ramadan.

Distribusi produk ini dilakukan dengan menggandeng sejumlah distributor yang ada di Malang untuk memastikan pasokan tetap tersedia bagi masyarakat.

Baca Juga :  Rahasia Bisnis Tahan Lama di Era Produk Viral: Tips dari Pengusaha Madiun Bias Elmira

Dalam pelaksanaannya, operasi pasar ini menyediakan sebanyak 400 dus minyak goreng setiap hari.

Jumlah tersebut kemudian dibagi ke dua pasar utama, masing-masing mendapatkan 200 dus.

Fuad menegaskan bahwa hingga saat ini harga masih terkontrol dan tetap sesuai dengan ketentuan HET yang berlaku.

Sementara itu, terkait dengan sembako, Fuad mengakui adanya sedikit kenaikan harga di beberapa komoditas.

Namun, ia menilai bahwa kenaikan tersebut masih dalam batas wajar sehingga belum memerlukan intervensi berupa operasi pasar murah.

Pihaknya terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan harga tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan yang signifikan.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa jika sewaktu-waktu terjadi kenaikan harga yang drastis, maka Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan segera mengadakan rapat koordinasi guna mengevaluasi situasi.

Baca Juga :  Mengapa NPWP Penting? Ini Fungsi dan Manfaatnya untuk Berbagai Kebutuhan Finansial dan Administratif

Hasil dari pertemuan tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan lebih lanjut,

termasuk kemungkinan pelaksanaan operasi pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya memastikan ketersediaan stok pangan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Lebaran.

Dengan langkah-langkah yang sudah diterapkan, diharapkan harga tetap terkendali dan daya beli masyarakat tidak terganggu.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru