Kebun Bayu Kidul Genjot Produktivitas Tebu untuk Perkuat Target Swasembada Gula Nasional

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Upaya untuk memperkuat ketahanan gula nasional semakin digencarkan di berbagai daerah, salah satunya melalui pengembangan komoditas tebu di Kebun Bayu Kidul, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

Kepala Kebun, Sunarsis, menyampaikan bahwa pihaknya tengah memprioritaskan peningkatan produktivitas dan kualitas tebu sebagai langkah konkret mendukung program swasembada gula yang dicanangkan pemerintah.

Menurutnya, ketersediaan pasokan gula dalam negeri akan sangat bergantung pada kemampuan perkebunan tebu meningkatkan hasil panen dan kualitas komoditas yang dihasilkan.

Sunarsis menyebutkan bahwa produktivitas tebu di wilayah tersebut pada periode sebelumnya berada di kisaran 75 ton per hektare.

Angka tersebut dinilai masih dapat ditingkatkan melalui berbagai strategi pengelolaan lahan dan budidaya.

Ia menjelaskan bahwa langkah-langkah perbaikan yang dilakukan di antaranya yaitu memperluas lahan tanam dan menerapkan teknik budidaya yang lebih modern.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah di Kota Batu: Harga Stabil, Warga Senang

Dengan kombinasi upaya tersebut, Kebun Bayu Kidul menargetkan kenaikan signifikan hingga mencapai 100 ton per hektare, sebuah lompatan yang diharapkan mampu meningkatkan kontribusi daerah terhadap pasokan gula nasional.

Selain fokus pada volume produksi, peningkatan rendemen juga menjadi perhatian serius.

Rendemen atau persentase kandungan gula dalam tebu merupakan faktor penting dalam menentukan efektivitas produksi gula.

Sunarsis menyampaikan bahwa capaian rendemen nasional saat ini masih berada di angka sekitar 7.

Karena itu, pihak kebun mendorong penggunaan bibit unggul dan varietas tebu berpotensi tinggi sebagai solusi untuk menghasilkan rendemen yang lebih optimal.

Melalui pemanfaatan varietas tersebut, pihaknya menargetkan rendemen dapat meningkat hingga mencapai angka 8 atau bahkan lebih.

Baca Juga :  Mentan RI Dorong Swasembada Gula Nasional dalam Setahun, Petani Tebu Kediri Siap Bergerak

Upaya tersebut menunjukkan bahwa Kebun Bayu Kidul tidak hanya sekadar mengejar peningkatan kuantitas tebu, namun juga memastikan kualitas hasil panen dapat memberikan nilai produksi yang lebih tinggi bagi industri gula nasional.

Penggunaan bibit unggul, menurut Sunarsis, merupakan langkah penting yang dapat meningkatkan efisiensi pengolahan tebu dan memberikan hasil lebih maksimal bagi pabrik gula.

Lebih jauh, Sunarsis menegaskan bahwa program peningkatan produktivitas dan perbaikan kualitas tebu yang sedang dilakukan merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi

Banyuwangi sebagai salah satu daerah penyokong industri gula nasional.

Ia menilai bahwa dengan produksi yang lebih tinggi dan kualitas tebu yang semakin baik, Kebun Bayu Kidul memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pilar dalam mewujudkan swasembada gula yang selama ini menjadi target nasional.

Baca Juga :  1.405 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Wali Kota Madiun Tekankan Disiplin dan Evaluasi Kinerja Ketat

Ia juga menekankan bahwa komitmen untuk meningkatkan produktivitas tebu tidak hanya akan berdampak pada sektor perkebunan, tetapi juga memberikan kontribusi bagi penguatan ekonomi lokal.

Peningkatan panen dan rendemen diyakini dapat menciptakan rantai nilai yang lebih menguntungkan bagi petani, pekerja, hingga industri pengolahan.

Melalui berbagai upaya tersebut, Kebun Bayu Kidul berharap dapat berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan gula dalam negeri sekaligus memperkokoh kemandirian sektor perkebunan Indonesia.

Dengan pencapaian produktivitas yang terus ditingkatkan dan kualitas tebu yang semakin baik, Sunarsis menyatakan bahwa pihaknya bertekad mendukung penuh upaya pemerintah dalam mempercepat terwujudnya swasembada gula nasional.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat
Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat
Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini
Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan
Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya
Mahasiswa Jatim “Warning” Negara! Soroti Dana Asing ke NGO, Minta Pengawasan Diperketat
Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Berita Terkait

Monday, 27 April 2026 - 09:38 WIB

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Saturday, 25 April 2026 - 19:13 WIB

Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat

Saturday, 25 April 2026 - 16:11 WIB

Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini

Saturday, 25 April 2026 - 15:08 WIB

Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan

Saturday, 25 April 2026 - 12:05 WIB

Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya

Berita Terbaru

Kenali jenis alkohol dalam produk kosmetik dan obat, mulai dari ethanol hingga cetyl alcohol, beserta fungsi, manfaat, dan cara memilihnya tepat.

Berita

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Monday, 27 Apr 2026 - 09:38 WIB