DPRD Jatim Dorong UMKM Perempuan Mandiri Lewat Pelatihan Dimsum Berbasis Kewirausahaan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 14 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur terus mendorong penguatan kemandirian ekonomi perempuan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui pelatihan pembuatan dimsum yang digelar bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur.

Kegiatan ini dirancang sebagai upaya peningkatan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan menjadi peluang usaha.

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut menjadi contoh konkret bagaimana peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama perempuan, dapat berdampak langsung pada ekonomi keluarga.

Menurutnya, ibu rumah tangga memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi di lingkup keluarga, sehingga perlu dibekali keterampilan yang relevan dan bernilai jual.

Baca Juga :  Harga Cabai di Kediri Anjlok Lagi, Petani Mulai Rugi Meski Pasokan Stabil

Lilik menilai bahwa setiap keterampilan baru yang dimiliki perempuan berpotensi membuka jalan menuju usaha mandiri.

Dengan bekal kemampuan yang tepat, perempuan tidak hanya mampu membantu perekonomian rumah tangga, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan UMKM di daerah.

Oleh karena itu, pelatihan seperti ini dianggap strategis dan perlu diperluas cakupannya.

Sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga.

Ketika perempuan memiliki usaha produktif, stabilitas ekonomi rumah tangga akan lebih terjaga.

Untuk itu, dukungan berupa pelatihan yang aplikatif dan mudah dikembangkan menjadi usaha dinilai sangat penting.

Ia juga menjelaskan bahwa pelatihan pembuatan dimsum tidak hanya berfokus pada kemampuan memasak semata.

Baca Juga :  UMKM Kuliner: Peluang Usaha Tahan Krisis dengan Pasar yang Tak Pernah Sepi

Para peserta dibekali pemahaman kewirausahaan, mulai dari proses menciptakan produk yang memiliki nilai jual, pengemasan yang menarik, hingga menjaga kualitas rasa dan standar kebersihan produk.

Aspek higienitas dinilai krusial agar produk mampu bersaing di pasar dan mendapatkan kepercayaan konsumen.

Menurut Lilik, penguatan UMKM perempuan tidak cukup hanya dengan memberikan keterampilan teknis.

Yang lebih penting adalah membangun pola pikir wirausaha agar pelaku UMKM mampu melihat peluang, mengembangkan ciri khas produk, serta menjaga konsistensi kualitas.

Dengan pendekatan tersebut, UMKM perempuan di Jawa Timur diharapkan tidak sekadar bertahan, tetapi mampu berkembang dan naik kelas.

Ia menambahkan bahwa DPRD Jawa Timur berkomitmen untuk terus memperluas akses pelatihan dan pendampingan bagi perempuan pelaku UMKM.

Baca Juga :  Pelaku Usaha Perikanan Probolinggo Didorong Tingkatkan Manajemen Keuangan dan Pemasaran Digital

Dukungan tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak ibu rumah tangga dan perempuan produktif di berbagai daerah.

Dengan semakin banyak perempuan yang mandiri secara ekonomi, kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara luas pun diyakini akan ikut meningkat.

Melalui sinergi antara DPRD, dinas terkait, dan masyarakat, program pemberdayaan seperti pelatihan dimsum ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat ekonomi berbasis UMKM di Jawa Timur.

Perempuan pun diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh dan berdaya saing.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Berita Terbaru