Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan Primaniyarta 2024, Perkuat Inovasi untuk UMKM

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 8 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Banyuwangi raih Penghargaan Primaniyarta 2024 berkat inovasi program unggulan untuk UMKM, termasuk pusat layanan kemasan dan revitalisasi pasar.

Pemkab Banyuwangi raih Penghargaan Primaniyarta 2024 berkat inovasi program unggulan untuk UMKM, termasuk pusat layanan kemasan dan revitalisasi pasar.

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui berbagai inovasi pelayanan. Inisiatif ini mencakup berbagai program unggulan yang mendapatkan apresiasi hingga penghargaan tingkat nasional.

Salah satu keberhasilan signifikan adalah diraihnya Penghargaan Primaniyarta 2024 dari Kementerian Perdagangan atas konsistensi Pemkab Banyuwangi dalam membina dan mendukung pelaku usaha eksportir.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Raden Roro Nanin Oktaviantie, menuturkan pentingnya sinergi dan kerja sama dalam mewujudkan keberhasilan ini. “Dengan penuh rasa syukur kami dapat lalui program tahun 2024 dengan lancar. Kami percaya keberhasilan ini merupakan bukti penting bahwa dengan kebersamaan, kita dapat mewujudkan tujuan bersama demi kemajuan Banyuwangi dan keberlanjutan yang lebih baik,” ujar Nanin pada Jumat (7/12/2024).

Baca Juga :  Optimalisasi Pendapatan Daerah: Banyuwangi Gandeng DJP dan DJPK

Inovasi Program Pemkab Banyuwangi
Berikut sejumlah inovasi program unggulan Pemkab Banyuwangi sepanjang tahun 2024:

  1. Pusat Layanan Kemasan
    Layanan ini mencakup konsultasi kemasan, desain, jasa foto produk, hingga pengemasan. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing produk UMKM Banyuwangi di pasar.
  2. Bantuan Gerobak untuk PKL
    Pemerintah memberikan gerobak baru melalui BPR Jatim bagi pedagang kaki lima di area kuliner Pintar Taman Blambangan. Langkah ini mendukung keindahan tata ruang kota dengan gerobak yang rapi dan seragam.
  3. Fasilitasi Ongkir Gratis
    Program ini memungkinkan produk UMKM Banyuwangi menjangkau konsumen di seluruh Nusantara dengan harga lebih kompetitif karena pembebasan ongkos kirim.
  4. Program Teman Usaha Rakyat (TUR)
    Difokuskan untuk usaha mikro dan kecil, program ini memberikan pendampingan gratis meliputi pemasaran digital, legalitas usaha, hingga fotografi produk.
  5. Revitalisasi Pasar Rogojampi
    Bagian dari program 100 hari Kementerian Perdagangan RI, revitalisasi ini menyerap anggaran Rp 3,5 miliar sesuai Permendag No 9 Tahun 2024. Tujuannya memperbaiki fasilitas pasar agar lebih modern dan nyaman.
Baca Juga :  Banyuwangi Sukses Tekan Angka Kemiskinan Lewat Pengendalian Inflasi dan Program Terukur

Dukungan Berkelanjutan untuk Pelaku Usaha
Nanin menambahkan, Pemkab Banyuwangi akan terus berinovasi agar program-program unggulan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami terus berinovasi agar semua program unggulan yang saat ini berjalan dapat memberikan manfaat khususnya di bidang ekonomi,” pungkasnya.

Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi serta menjadikan kabupaten ini sebagai model pengembangan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Berita Terbaru