Emil Dardak Tegaskan Pentingnya Investasi Berorientasi Ekspor untuk Ekonomi Jawa Timur

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 9 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emil Dardak Fokus pada Investasi Ekspor untuk Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur

Emil Dardak Fokus pada Investasi Ekspor untuk Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur

UMKMJATIM.COM – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menekankan pentingnya investasi yang berorientasi ekspor sebagai strategi utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut. Hal ini disampaikannya dalam acara Investor Daily Round Table (IDRT) yang digelar di Hotel Novotel Samator, Surabaya, Kamis (5/12/2024).

Dalam paparannya, Emil menyoroti peran strategis Jawa Timur sebagai motor penggerak ekonomi nasional, dengan investasi sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

“Investasi ini menyumbang 25% hingga 28% terhadap pertumbuhan ekonomi. Jadi, kontribusinya cukup besar,” ujar Emil.

Dia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat untuk meningkatkan daya saing Jawa Timur serta menarik minat investor. Salah satu target yang diusung adalah pertumbuhan investasi tahunan sebesar 10%, yang dinilai menjadi pilar utama untuk mendukung pembangunan ekonomi.

Baca Juga :  Kolaborasi TNI dan Warga Sumbersari Maksimalkan Irigasi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

“Kalau kita bicara bahwa investasi adalah tulang punggung ekonomi, maka kita ingin investasi tumbuh besar untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” tegas mantan Bupati Trenggalek itu.

Kontribusi Sektor Industri dan Perdagangan

Menurut Emil, sektor industri dan perdagangan adalah penopang utama perekonomian Jawa Timur. Pada tahun 2023, sektor industri memberikan kontribusi sebesar 23% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) provinsi, sementara perdagangan menyumbang sekitar 18,91%.

“Sebanyak 30,54% dari perekonomian Jawa Timur berasal dari sektor industri. Perdagangan Jawa Timur sendiri mencapai sekitar 20% dari total perdagangan nasional,” paparnya.

Selain itu, Jawa Timur menyumbang seperempat dari total manufaktur di Indonesia, yang menjadikan provinsi ini sebagai salah satu wilayah dengan daya saing ekonomi yang tinggi.

Baca Juga :  JAWABAN: Badan Pusat Statistik Merilis Angka Inflasi 2023 Sebesar 2,61%, Dibandingkan Dengan Inflasi 2022, Yaitu Sebesar 5,51%

Target Pertumbuhan Hingga 8%

Emil optimistis pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang stabil di angka 4,98% pada tahun 2023 dapat ditingkatkan hingga 8% melalui investasi masif yang berfokus pada sektor ekspor. Strategi ini, menurutnya, akan memberikan manfaat ganda, seperti peningkatan pendapatan daerah, kontribusi terhadap PDB, dan peningkatan konsumsi rumah tangga.

“Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%, kita perlu mendorong investasi yang lebih fokus pada sektor ekspor. Hal ini akan memberikan manfaat ganda, seperti peningkatan pendapatan, kontribusi terhadap PDB, dan konsumsi rumah tangga,” jelas Emil.

Dia mengakhiri pemaparannya dengan optimisme bahwa Jawa Timur dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional melalui langkah-langkah inovatif.

Baca Juga :  Cerutu Jember Siap Tembus Pasar Amerika, BIN Cigar Mantapkan Langkah Ekspor Global

“Kita berharap, kontribusi agregat dari sektor investasi dan ekspor mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan. Dengan strategi yang tepat, Jawa Timur dapat menjadi motor penggerak ekonomi nasional,” pungkas Emil.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru