Savart Motors Jalin Kerja Sama dengan Arrow Electronics untuk Percepat Ekspansi dan Perkuat Industri Kendaraan Listrik di Indonesia

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 11 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Savart Motors gandeng Arrow Electronics untuk ekspansi kendaraan listrik di Indonesia, mempercepat produksi dan mendukung target nol emisi karbon.

Savart Motors gandeng Arrow Electronics untuk ekspansi kendaraan listrik di Indonesia, mempercepat produksi dan mendukung target nol emisi karbon.

UMKMJATIM.COM – Savart Motors, produsen motor listrik yang berbasis di Mojokerto, Jawa Timur, telah menggandeng Arrow Electronics asal Amerika Serikat untuk mempercepat ekspansi perusahaan dan memperkuat posisi mereka di pasar kendaraan listrik.

CEO Savart Motors, William E. Taifan, mengungkapkan bahwa perusahaan telah memperoleh verifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 74,27%. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan desain, mempercepat proses produksi, dan memperluas operasional perusahaan.

“Portofolio teknologi Arrow mencakup modul konektivitas IoT pintar, mikroprosesor, sensor, dan silikon karbida tingkat otomotif Metal-Oxide-Semiconductor Field-Effect Transistors [MOSFET],” kata William E. Taifan dalam siaran pers, Selasa (10/12/2024).

William menjelaskan bahwa Indonesia kini menjadi pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia dengan hampir 130 juta sepeda motor yang mengaspal di jalanan.

Baca Juga :  Pemkot Batu Fokus Tingkatkan Pelayanan Dasar dan Perkuat Ekonomi Rakyat Lewat Program Unggulan 2025

Namun, emisi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor ini membawa dampak signifikan terhadap kualitas udara dan mempercepat perubahan iklim. Pemerintah Indonesia sendiri telah menetapkan target untuk mencapai Nol Emisi Karbon pada tahun 2060.

“Untuk itu, kendaraan listrik [EV] dan teknologi e-mobilitas berperan penting dalam transisi ini,” ujar William. Menurutnya, target untuk memiliki 13 juta motor listrik beroperasi pada tahun 2030 dapat menjadi langkah awal untuk mendorong era baru transportasi yang lebih ramah lingkungan, di samping mengurangi emisi gas rumah kaca dan polusi udara.

Lebih lanjut, William mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi kendaraan listrik terkemuka di kawasan ASEAN, terutama untuk kendaraan roda dua.

Baca Juga :  Tantangan Bisnis Global: Strategi Menghadapi Persaingan di Pasar Internasional

Selain itu, Indonesia juga didukung oleh sumber daya alam yang melimpah, seperti nikel, yang merupakan komponen penting untuk produksi baterai kendaraan listrik.

Kolaborasi Savart Motors dengan Arrow Electronics diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus mendukung pencapaian target pemerintah dalam mengurangi emisi dan menciptakan transportasi yang lebih berkelanjutan di masa depan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Thursday, 4 June 2026 - 19:10 WIB

Jangan Tunggu Rumah Rusak! Ini Rekomendasi Jasa Anti Rayap Surabaya yang Profesional

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Berita Terbaru