Sekolah Rakyat dan DTSEN Jadi Strategi Baru Pemerintah Atasi Kemiskinan di 2025

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 3 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Pemerintah terus memperkuat langkah dalam menanggulangi kemiskinan melalui program-program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kurang mampu.

Salah satu inovasi terbaru yang tengah disiapkan adalah pendirian Sekolah Rakyat, yang difokuskan untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin.

Program ini juga didukung penuh oleh sumber daya manusia pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Jawa Timur.

Dalam pernyataan resminya, seorang pejabat menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat akan menjadi wujud nyata dari arahan Presiden RI yang menekankan pentingnya pemerataan pendidikan.

Setiap unit sekolah ditargetkan mampu menampung sekitar 1.000 siswa dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca Juga :  Rahasia Sukses Klaim DANA Kaget Rp213.000, Jangan Sampai Ketinggalan!

Tujuannya tentu saja agar anak-anak dari keluarga prasejahtera bisa mengenyam pendidikan dengan layak dan juga berkualitas.

Langkah ini dianggap sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu akan difasilitasi secara menyeluruh agar memiliki kesempatan lebih besar dalam meraih masa depan yang cerah.

Melalui pendidikan, mereka diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup keluarga sekaligus memutus rantai kemiskinan antar generasi.

Bukan hanya itu, pemerintah juga sedang mengoptimalkan kebijakan pendataan sosial secara nasional melalui penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN.

Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, menjelaskan bahwa DTSEN akan menjadi instrumen utama dalam memastikan distribusi bantuan sosial berjalan tepat sasaran.

Baca Juga :  Cara Praktis Mengecek Penerima BLT Dana Desa Lewat HP dengan Mudah

Dengan basis data yang lebih akurat, pemberian bantuan dan subsidi dapat dilakukan secara efisien dan transparan.

Total alokasi anggaran sosial pada tahun 2025 mencapai Rp504,7 triliun, hal tersebut dikatakan oleh Saifullah Yusuf,

Anggaran ini mencakup berbagai program bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, Program Indonesia Pintar (PIP),

subsidi gas LPG 3 kilogram, subsidi bahan bakar minyak (BBM), subsidi listrik, dan berbagai bentuk bantuan sosial serta subsidi lainnya.

Ia menambahkan bahwa efektivitas penyaluran bantuan sosial sangat bergantung pada keakuratan data penerima manfaat.

Jika target bantuan dapat tersalurkan secara tepat dan efisien, maka pemerintah berpotensi menghemat anggaran hingga Rp101 hingga Rp127 triliun.

Baca Juga :  Ekspor Kelapa Meningkat, Pasar Domestik Kekurangan Pasokan

Penghematan ini dapat dialihkan untuk membiayai program sosial lainnya yang juga mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kebijakan Sekolah Rakyat dan penerapan DTSEN menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem sosial yang lebih adil dan merata.

Dengan mengedepankan pendidikan sebagai pilar utama dan didukung sistem pendataan yang terintegrasi,

langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang dalam mengatasi ketimpangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar
Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar

Berita Terkait

Tuesday, 6 January 2026 - 19:22 WIB

YukBelajar.com: Platform Video Pembelajaran dan Marketplace Edukasi untuk Kreator dan Pembelajar

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Berita Terbaru