Ingin Sukses Jalankan Franchise Pendidikan di Madiun? Kenali Strategi 4P agar Bisnis Cepat Cuan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 3 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Model bisnis waralaba atau franchise kian diminati pelaku usaha di Indonesia, termasuk di Madiun.

Tidak hanya mendominasi sektor kuliner, franchise di bidang pendidikan pun mulai berkembang pesat.

Agar usaha yang dijalankan tidak sekadar ikut tren, ada baiknya pelaku bisnis memahami strategi dasar agar usaha bisa menghasilkan keuntungan.

Salah satunya dengan menerapkan prinsip bisnis 4P: Product, Price, Place, dan Promotion.

Ester Patricia, M.Psi., pemilik franchise Kumon di Madiun, menegaskan bahwa dalam memulai bisnis, penting bagi seseorang untuk memiliki passion terhadap bidang usaha yang akan digeluti.

Ia mengungkapkan bahwa memilih bidang usaha yang sesuai dengan minat dan keahlian akan memudahkan proses menjalani bisnis dengan hati yang senang, sehingga peluang sukses lebih besar.

Baca Juga :  Kiat Startup Sukses: Strategi Jitu Membangun Bisnis yang Tahan Lama

Menurut Ester, dalam dunia franchise, prinsip pertama yang perlu diperhatikan adalah Product (Produk).

Produk yang ditawarkan sebaiknya selaras dengan minat pribadi.

Jika pelaku usaha memiliki ketertarikan terhadap dunia pendidikan, maka franchise pendidikan seperti Kumon dapat menjadi pilihan tepat karena akan dikelola dengan penuh semangat.

Selanjutnya adalah Price (Harga). Ester menjelaskan bahwa harga harus disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat sekitar lokasi bisnis.

Sebelum menetapkan harga layanan, pelaku usaha sebaiknya melakukan survei mengenai jumlah penduduk, demografi keluarga muda, serta pendapatan rata-rata masyarakat.

Selain itu, aspek biaya operasional juga harus diperhitungkan, mulai dari franchise fee, gaji pegawai, hingga biaya pemeliharaan dan tagihan listrik.

Baca Juga :  Institut Asia Malang Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Inovasi Mahasiswa

Mengetahui daya beli masyarakat menjadi kunci dalam menentukan strategi harga yang tepat dan berkelanjutan.

Langkah ketiga adalah memilih Place (Tempat) yang strategis. Ester menekankan pentingnya mempertimbangkan brand awareness saat menentukan lokasi usaha.

Jika merek franchise telah dikenal masyarakat luas, maka lokasi usaha tidak harus berada di pusat kota.

Namun jika brand belum terlalu populer, maka lokasi yang ramai dan mudah diakses menjadi nilai tambah.

Pertimbangan biaya sewa atau pembangunan gedung juga menjadi aspek penting dalam menentukan lokasi bisnis.
P yang terakhir adalah Promotion (Promosi).

Ester menjelaskan bahwa keberhasilan promosi sangat bergantung pada kekuatan merek yang dimiliki oleh pusat franchise.

Bila pusat franchise telah memiliki strategi pemasaran yang solid dan materi promosi yang profesional, maka hal tersebut sangat membantu mitra usaha.

Baca Juga :  Syarat Lengkap Penerima BSU 2025: Ini Kriteria yang Harus Dipenuhi

Ia mencontohkan bahwa Kumon telah menyediakan konten promosi yang siap pakai, sehingga mitra tinggal mengunggahnya ke media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Google Maps.

Hal ini tentunya memudahkan promosi tanpa harus membuat konten dari nol.

Melalui penerapan strategi 4P yang tepat, pelaku bisnis franchise pendidikan memiliki peluang besar untuk meraih kesuksesan.

Dengan memilih produk yang sesuai minat, menetapkan harga secara rasional, menentukan lokasi strategis, serta menjalankan promosi yang efektif, bisnis franchise bisa berkembang pesat dan menghasilkan cuan secara berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan
KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula
Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir
Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan
Kenapa Pembaruan Data Jadi Kunci Utama Pengajuan KUR BRI yang Lancar
Alasan Nama Dicoret dari Daftar Penerima PKD DKI Jakarta, Ini Penjelasan Lengkapnya

Berita Terkait

Wednesday, 31 December 2025 - 16:00 WIB

Manfaat KUR BRI untuk UMKM: Akses Modal Murah dan Pendampingan Usaha Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 14:00 WIB

KUR Super Mikro BNI: Solusi Pembiayaan Ringan untuk Usaha Kecil Pemula

Wednesday, 31 December 2025 - 12:00 WIB

Rincian Gaji Pokok CPNS Berdasarkan Golongan dan Pendidikan Terakhir

Wednesday, 31 December 2025 - 10:38 WIB

Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Wednesday, 31 December 2025 - 10:13 WIB

Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap

Berita Terbaru