Harga Sayur Naik Menjelang Iduladha, Tomat dan Timun Jadi Komoditas Tertinggi di Pasar Blimbing Malang

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 26 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Menjelang perayaan Iduladha 2025, harga beberapa komoditas sayuran di Kota Malang mulai menunjukkan lonjakan.

Pantauan di Pasar Blimbing per tanggal 26 Mei 2025 menunjukkan bahwa tomat dan timun menjadi dua komoditas yang mengalami kenaikan harga paling mencolok.

Ahmad, seorang pedagang sayur di pasar tersebut, menyebutkan bahwa harga timun kini dibanderol sebesar Rp 15.000 per kilogram.

Namun, informasi dari pedagang lainnya, Faruk, menunjukkan bahwa harga timun bahkan bisa mencapai Rp 20.000 per kilogram tergantung kualitas dan pasokan yang diterima.

Faruk juga mengungkapkan bahwa harga tomat naik signifikan dan kini dijual dengan harga Rp 18.000 per kilogram.

Meskipun harga beberapa sayur mengalami kenaikan yang cukup tajam, harga komoditas lain seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih masih tergolong stabil.

Baca Juga :  Fluktuasi Harga Sembako di Jawa Timur per 3 Februari 2025

Kondisi ini memberi sedikit kelegaan bagi masyarakat yang tengah bersiap menghadapi lonjakan pengeluaran menjelang hari raya kurban.

Sementara itu, berbeda dengan tren kenaikan pada sayuran, harga kebutuhan pokok lainnya justru mengalami penurunan.

Salah satu komoditas yang mengalami penurunan harga adalah telur ayam ras.

Di tanggal yang sama, telur berada di kisaran harga Rp 25.000 per kilogram.

Penurunan harga ini disambut baik oleh pembeli karena bisa menjadi alternatif sumber protein dengan harga yang lebih terjangkau.

Para pedagang di Pasar Blimbing sendiri telah mempersiapkan diri untuk menghadapi fluktuasi harga yang biasa terjadi menjelang hari-hari besar keagamaan.

Mereka menyatakan siap menghadapi potensi lonjakan permintaan serta menyesuaikan harga jual dengan kondisi pasokan dari distributor maupun petani.

Baca Juga :  Mulai 2026, Pelaporan SPT Wajib Lewat Coretax: DJP Siapkan Layanan Akhir Pekan untuk Wajib Pajak

Kenaikan harga sayuran seperti tomat dan timun diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti berkurangnya pasokan akibat cuaca yang kurang mendukung serta meningkatnya permintaan dari masyarakat.

Selain itu, pengaruh distribusi dan logistik juga turut menentukan harga jual di tingkat pengecer.

Fenomena kenaikan harga sayur menjelang hari besar keagamaan seperti Iduladha tentu saja bukanlah hal baru.

Kondisi ini menjadi perhatian tidak hanya bagi konsumen tetapi juga pemerintah daerah dan pelaku pasar.

Langkah antisipatif seperti pemantauan harga harian, koordinasi dengan distributor, dan stabilisasi stok menjadi sangat penting untuk menjaga kestabilan pasar.

Dengan kondisi harga yang fluktuatif ini, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dan memprioritaskan kebutuhan pokok yang mendesak.

Baca Juga :  Minyak Goreng MinyakKita di Situbondo Diduga Tak Sesuai Takaran, Diskoperindag Lakukan Inspeksi

Bagi pedagang, menjaga transparansi harga serta menyediakan variasi komoditas dalam berbagai kelas mutu bisa menjadi cara untuk tetap menjaga kepercayaan pembeli.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru