Pemkab Jombang Dorong Kurban Ramah Lingkungan Tanpa Plastik Sekali Pakai di Idul Adha 1446 H

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 4 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Jombang mengambil langkah proaktif dalam mengurangi pencemaran lingkungan dengan mengajak masyarakat melaksanakan kurban tanpa menggunakan kantong plastik sekali pakai.

Upaya ini tertera secara resmi dalam Surat Edaran Bupati Jombang Nomor 100.3.4.2/314/415/01/2025 yang dikeluarkan sebagai panduan pelaksanaan Idul Adha dengan tidak menghasilkan limbah plastik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum, menjelaskan bahwa surat edaran tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya panitia kurban, untuk mengganti penggunaan plastik dengan wadah ramah lingkungan.

Ia menyebutkan alternatif yang dapat digunakan, antara lain daun pisang, daun jati, besek bambu, atau wadah tradisional lainnya yang mudah terurai secara alami dan mencerminkan kearifan lokal.

Baca Juga :  DLH Jombang Perkuat Jejaring Bank Sampah, Gandeng PKK untuk Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan Desa

Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi limbah plastik yang mencemari lingkungan,

tetapi juga sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam, khususnya dalam pelaksanaan ibadah besar seperti kurban.

Melalui kebijakan ini, diharapkan masyarakat bisa mulai membiasakan diri beralih ke solusi yang lebih berkelanjutan.

Miftahul Ulum juga menambahkan bahwa panitia penyelenggara kurban di masjid dan juga musala diminta untuk menyediakan tempat sampah terpilah di area pelaksanaan salat Id ataupun lokasi penyembelihan hewan kurban.

Selain itu, perhatian terhadap pengelolaan limbah padat dan cair dari aktivitas penyembelihan juga menjadi bagian penting dari himbauan tersebut, guna mencegah pencemaran lingkungan pasca pelaksanaan kurban.

Baca Juga :  TNI dan Petani Bangkalan Bersinergi, Babinsa Dampingi Panen Padi di Desa Kelbung

Di sisi lain, Bupati Jombang, Warsubi, turut menyampaikan bahwa persediaan hewan kurban di wilayahnya untuk Idul Adha tahun ini dalam kondisi aman dan bahkan mengalami surplus.

Ia menegaskan bahwa seluruh hewan telah melalui proses vaksinasi serta pemeriksaan kesehatan yang ketat oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat, guna memastikan bahwa hewan kurban layak dan sehat untuk disembelih.

Bupati Warsubi juga megaskan dalam pernyataanya bahwa proses penyembelihan harus dilakukan oleh tenaga profesional yang tentunya sudah memiliki kompetensi di bidangnya,

demi menjaga kualitas ibadah kurban dan menjamin distribusi daging berjalan secara higienis, cepat, dan tetap mengikuti syariat Islam.

Ia berharap masyarakat dapat menyambut Idul Adha tidak hanya dengan semangat berkurban, tetapi juga dengan kesadaran penuh untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Satpolairud Polres Situbondo Gelar Gerakan Pangan Murah, 200 Sak Beras Ludes dalam 15 Menit

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Jombang menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui pendekatan edukatif dan religius, menjadikan perayaan Idul Adha sebagai momentum untuk memperkuat kesadaran ekologis di tengah masyarakat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru