Pemkab Bojonegoro Gelar BIMTEK Budidaya Domba untuk Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 7 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIMTEK budidaya domba di Bojonegoro dorong kesejahteraan warga. Penerima manfaat diajarkan ternak modern untuk hasil maksimal.

BIMTEK budidaya domba di Bojonegoro dorong kesejahteraan warga. Penerima manfaat diajarkan ternak modern untuk hasil maksimal.

UMKMJATIM.COM – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) budidaya domba pada Kamis (05/12/2024) pagi. Acara berlangsung di Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, dan diikuti oleh 93 calon penerima bantuan domba dari sejumlah desa, termasuk Kesongo, Tondomulo, Kendung, Sidorejo, Jamberejo, dan beberapa desa lain di Kecamatan Sumberejo.

Hadir dalam kegiatan ini Camat Kedungadem Bayu Dono Marga Jelita, Kepala Disnakkan Kabupaten Bojonegoro Catur Rahayu, dan Kepala Desa Kesongo Kusnadi.

Program Domba Kesejahteraan untuk Entaskan Kemiskinan
Dalam sambutannya, Kepala Disnakkan Bojonegoro, Catur Rahayu, menjelaskan bahwa Program Domba Kesejahteraan 2024 bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Selain menerima domba, penerima bantuan juga mendapatkan makanan tambahan nutrisi untuk ternak mereka.

Baca Juga :  Upaya Kota Batu Mengembalikan Kejayaan Apel: Kolaborasi dengan Jepang dan Inovasi Pertanian

“Kalau sudah mendapatkan domba, harus dipelihara dengan baik sesuai anjuran pihak dinas. Jika terjadi sesuatu, seperti sakit pada dombanya, segera lapor ke pihak kesehatan hewan setempat,” ujar Catur.

Catur juga menekankan bahwa program ini berkelanjutan dan memiliki aturan ketat.

“Dombanya tidak boleh dijual induknya, yang boleh dijual hanya anakannya. Kalau tidak bisa bunting, bisa ditukar. Seandainya ada kasus kematian, wajib lapor dalam waktu 24 jam,” tambahnya.

Harapan Program Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Sementara itu, Camat Kedungadem, Bayu Dono Marga Jelita, berharap calon penerima bantuan memahami dan menguasai teknik beternak yang baik agar hasilnya maksimal.

“Mulai dari cara pemberian makan, perawatan, hingga sering berkonsultasi dengan petugas peternakan. Kami berharap program ini benar-benar memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Mulai 2026, Lapor SPT Wajib Lewat Coretax: Begini Cara Aktivasi Akun dan Persiapannya

Ucapan Terima Kasih dari Desa Kesongo
Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan ini.

“Kami mewakili warga Desa Kesongo mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Daerah Bojonegoro. Kami berharap ini hanya permulaan, karena warga kami masih banyak yang membutuhkan bantuan serupa,” ungkap Kusnadi.

Ia juga menambahkan bahwa potensi Desa Kesongo sangat mendukung program ini, mengingat lahan untuk pakan ternak yang melimpah di wilayah tersebut.

“Di desa kami, banyak lahan untuk makanan ternak. Jadi, kami optimistis program ini dapat berjalan dengan baik,” tandasnya.

Acara BIMTEK ini menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan, khususnya budidaya domba.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru