Angin Kencang Terjang Wagir, Dua Rumah Warga Rusak

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 4 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Diberitakan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melaporkan adanya kejadian angin kencang yang melanda Dusun Jemunang, Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir, pada Selasa (4/2/2025).

Insiden ini menyebabkan kerusakan pada dua rumah warga setempat akibat terjangan angin yang bertiup dengan intensitas tinggi.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Malang, R. Ichwanul Muslimin, angin mulai bertiup sejak pukul 09.00 WIB, namun mencapai kecepatan maksimal sekitar pukul 11.30 WIB.

Cuaca ekstrem ini mengakibatkan atap rumah warga terangkat dan terbawa angin, sehingga beberapa rumah mengalami kerusakan cukup parah.

Dari data yang dihimpun, dua rumah yang terdampak milik warga bernama Pasir dan Sunarko.

Baca Juga :  Pasar Murah di Desa Surabayan: Upaya Ketahanan Pangan dan Penguatan Ekonomi Warga Jelang Ramadan

Atap rumah mereka mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang. BPBD Kabupaten Malang memperkirakan total kerugian akibat kejadian ini mencapai Rp 15 juta.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.

Menindaklanjuti insiden ini, BPBD Kabupaten Malang melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Beberapa kebutuhan mendesak yang diidentifikasi meliputi sembako, terpal sebagai penutup sementara bagi rumah yang atapnya rusak, serta paket sandang.

Laporan mengenai kejadian ini pertama kali diterima BPBD dari staf Kecamatan Wagir pada pukul 12.40 WIB.

Tak lama setelah itu, tim BPBD langsung bergerak ke lokasi guna melakukan kaji cepat terkait dampak bencana.

Baca Juga :  Peningkatan Penerimaan Uang dari Luar Negeri di Malang, Tren Jelang Lebaran

Koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Desa Pandanrejo, Muspika Kecamatan Wagir, serta berbagai pihak lainnya, seperti PMI Kabupaten Malang, Marva Telekomunikasi, Buana Solusindo, dan warga sekitar.

Dalam menghadapi potensi bencana serupa, Ichwanul Muslimin mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem.

Ia menekankan pentingnya memantau informasi terkini dari BMKG serta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi insiden serupa di wilayah mereka.

Dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat, diharapkan respons terhadap bencana seperti ini dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

BPBD juga terus mengimbau warga untuk mengambil langkah-langkah mitigasi guna mengurangi risiko kerusakan akibat cuaca ekstrem yang tidak dapat diprediksi.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru