Jajan Ibuk Sidoarjo: Risol Mayo Aneka Varian yang Laris di Pasaran

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 9 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Banyak orang mengenal risol mayo dengan isian daging sapi atau beef sebagai varian utama.

Namun, sebuah usaha rumahan bernama Jajan Ibuk menghadirkan inovasi baru dengan menawarkan berbagai rasa risol mayo yang unik dan beragam.

Pemilik usaha ini, Pramita Safitri, menciptakan varian risol mayo seperti coklat keju, chicken carbonara, pizza mozzarella,

sweet corn, ayam pedas, dan mayo premium, yang semuanya merupakan hasil eksperimen kreatifnya.

Mita, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa ide bisnis ini bermula dari kebutuhan pribadi.

Anak pertamanya memiliki alergi terhadap beberapa jenis makanan tertentu, sementara di sisi lain, sang anak sangat menyukai olahan keju dan mayones.

Dari situ, ia berinisiatif membuat risol mayo sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang lebih aman untuk dikonsumsi anaknya.

Awalnya, risol ini hanya dibuat untuk konsumsi keluarga, tetapi setelah ia mengunggah hasil kreasinya di media sosial, ternyata banyak yang tertarik untuk memesannya.

Baca Juga :  Strategi Bertahan di Masa Sulit: Peran Krusial Modal Usaha dalam Menghadapi Krisis

Melihat peluang tersebut, Mita pun mulai serius menjalankan usaha risol mayonya.

Menurut Mita, keunggulan utama risol mayo buatannya dibandingkan dengan risol sejenis yang sudah beredar di pasaran terletak pada tekstur kulitnya dan racikan mayones yang khas.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar risol mayo yang dijual di luar memiliki kulit yang lebih tebal dan cenderung keras karena adonan kulitnya menggunakan air.

Sementara itu, adonan kulit risol buatannya menggunakan campuran tepung dan susu, sehingga menghasilkan kulit yang lebih tipis, lembut, dan kenyal.

Tak hanya itu, rasa mayo yang ia gunakan pun berbeda karena lebih dominan manis dari susu, menciptakan cita rasa yang unik dan lebih creamy.

Baca Juga :  Dasar Pemasaran untuk UMKM: Mengenal Konsep 4P dan STP agar Bisnis Cepat Tumbuh

Setiap harinya, Mita mampu memproduksi sekitar 200 hingga 250 buah risol mayo dengan enam varian rasa yang berbeda.

Dalam hal pemasaran, ia mengandalkan media sosial dan pesan siaran (broadcast message) untuk menjangkau pelanggan, terutama teman-teman serta kenalannya.

Selain itu, ia juga menerapkan strategi pemasaran offline dengan menitipkan produknya di warung dan lapak kue basah yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

Dari segi harga, Mita menawarkan dua pilihan paket risol mayo yang cukup terjangkau.

Paket pertama berisi tiga risol dengan varian sosis keju telur mayo, yang dibanderol seharga Rp10.000.

Sementara itu, paket kedua berisi lima risol dengan varian lebih lengkap, yaitu beef patty, sosis, keju, telur, dan mayones, dengan harga Rp25.000.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Genjot Pembentukan 334 Koperasi Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Desa dan Kepulauan

Selain itu, pelanggan yang ingin membeli dalam kondisi siap makan juga bisa memilih opsi risol yang sudah digoreng dengan tambahan biaya Rp2.000 per lima buah risol.

Untuk memenuhi permintaan dari luar kota, Mita juga menyediakan layanan pengiriman melalui Paxel dengan kemasan khusus.

Ia berharap, dengan cara ini, kualitas dan cita rasa risol mayonya tetap terjaga meskipun dikirim ke luar kota, terutama bagi pelanggan yang berada di luar wilayah Sidoarjo.

Dengan inovasi rasa yang menarik serta kualitas yang dijaga dengan baik, risol mayo aneka varian buatan Mita semakin diminati oleh banyak orang.

Keunikan pada tekstur kulit serta isian yang bervariasi membuat produknya tidak hanya sekadar camilan biasa, tetapi juga pilihan makanan yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI
Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon
Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh
Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan
Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Briguna BRI, Kredit Tanpa Agunan untuk Pegawai dan Pensiunan dengan Penghasilan Tetap
Kupedes BRI: Solusi Kredit Fleksibel untuk Pengembangan Usaha di Pedesaan

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Thursday, 5 March 2026 - 11:23 WIB

Ekspor Perdana Solar Glass dari KEK Gresik Tembus Pasar India, Bukti Kebangkitan Industri Hijau RI

Wednesday, 4 March 2026 - 12:24 WIB

Cuan Belasan Juta! Petani Lumajang Raup Untung dari Manisnya Golden Melon

Wednesday, 4 March 2026 - 12:18 WIB

Lontong Ludes dalam Sehari! Kampung Lontong Surabaya Panen Order Saat Cap Go Meh

Tuesday, 3 March 2026 - 19:20 WIB

Desa Rejomulyo Targetkan Jadi Sentra Pisang Cavendish di Magetan, Dorong Ketahanan Pangan

Berita Terbaru