KA Ijen Ekspres: Moda Transportasi Baru Penghubung Banyuwangi dan Malang

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 3 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Diberitakan bahwa PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi memperkenalkan layanan baru, KA Ijen Ekspres, yang menghubungkan Ketapang dan Malang.

Peresmian ini dilakukan di Stasiun Ketapang, Banyuwangi, pada Sabtu (1/2/2025) oleh Direktur SDM dan Umum KAI, Rosma Handayani, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banyuwangi, Drs. Dwi Yanto.

Peluncuran KA Ijen Ekspres merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan layanan transportasi kereta api, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Dengan adanya kereta ini, diharapkan konektivitas antara Banyuwangi dan Malang semakin baik, sehingga masyarakat memiliki alternatif transportasi yang lebih nyaman, aman, dan efisien.

Rosma Handayani menyampaikan bahwa keberadaan KA Ijen Ekspres tidak hanya akan memperlancar mobilitas masyarakat,

tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif di kedua daerah yang dilaluinya.

Baca Juga :  Peluang Bisnis Menjanjikan: Panduan Lengkap Budidaya Ikan Gurami di Jawa Timur untuk Pemula

Peningkatan aksesibilitas ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dengan memperkuat hubungan antarwilayah.

KA Ijen Ekspres dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi penumpang dengan menghadirkan fasilitas modern dan mengutamakan keselamatan.

Kereta ini terdiri dari dua kelas layanan, yaitu eksekutif dan ekonomi, yang menggunakan armada terbaru hasil modifikasi Balaiyasa Manggarai.

Dengan kapasitas total 366 tempat duduk, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan jumlah kursi pada layanan kereta yang tersedia.

Untuk jadwal keberangkatan, KA Ijen Ekspres melayani rute dari Stasiun Ketapang mulai pukul 19.30 WIB dan tiba di Stasiun Malang pukul 02.30 WIB.

Sementara itu, perjalanan dari Stasiun Malang dimulai pukul 07.50 WIB dan berakhir di Stasiun Ketapang pada pukul 14.55 WIB.

Harga tiket yang ditawarkan cukup kompetitif, dengan tarif kelas ekonomi mulai dari Rp 260.000 dan kelas eksekutif mulai dari Rp 390.000.

Baca Juga :  UIN Maliki Malang Relokasi Kampus ke Batu, Proyek Strategis Senilai Rp5 Triliun Dimulai

Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi resmi KAI, Access by KAI, serta kanal pemesanan lainnya yang telah bekerja sama dengan PT KAI.

Keputusan untuk menghadirkan KA Ijen Ekspres tidak terlepas dari tingginya minat masyarakat terhadap layanan KA Tawangalun yang melayani rute Ketapang–Malang Kota Lama PP.

Pada tahun 2024, KA Tawangalun mencatat jumlah penumpang yang mencapai 518.594 orang, jauh melebihi kapasitas yang tersedia, yaitu 386.900 tempat duduk.

Melihat lonjakan permintaan tersebut, KAI menilai perlu adanya layanan tambahan yang dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan nyaman di rute tersebut.

Dengan hadirnya KA Ijen Ekspres, diharapkan kebutuhan transportasi di wilayah ini dapat terpenuhi dengan lebih baik.

Baca Juga :  Naker Fest 2025 Madiun: Ribuan Lowongan Kerja dan Gelar Karya untuk Pencari Kerja

Dalam kesempatan peresmian tersebut, KAI menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra kerja, serta masyarakat, yang telah mendukung terwujudnya layanan KA Ijen Ekspres.

KAI juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini sebagai bagian dari upaya mendukung transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Dengan menggunakan kereta api, diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berkontribusi terhadap kemacetan dan polusi udara.

Peluncuran KA Ijen Ekspres menjadi bukti nyata komitmen KAI dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memberikan solusi transportasi yang lebih baik bagi masyarakat.

Dengan fasilitas yang lebih modern dan jadwal yang teratur, layanan ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat Banyuwangi dan Malang dalam melakukan perjalanan dengan nyaman dan aman.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru