Peluncuran Perdana Program Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi: Langkah Menuju Generasi Sehat dan Unggul

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 3 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Diberitakan bahwa Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, secara langsung meninjau pelaksanaan perdana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 2 Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah demi mempersiapkan generasi yang lebih sehat dan unggul di masa depan.

Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, menjelaskan bahwa MBG merupakan program besar yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia yang lebih baik.

Meski program ini masih dalam tahap awal, ia menegaskan bahwa berbagai aspek akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar dapat berjalan lebih optimal.

Ia juga menekankan pentingnya standarisasi dalam pelaksanaan program ini, baik dari segi kandungan gizi maupun proses penyajian makanan kepada para siswa.

Baca Juga :  Lokasi Cek Kesehatan Gratis 2025: Daftar Fasilitas Resmi yang Melayani Pemeriksaan Tanpa Biaya

Dalam kesempatan yang sama, ia menilai bahwa Kabupaten Banyuwangi telah memiliki kesiapan yang baik untuk menjalankan program MBG sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, turut hadir dalam acara peluncuran dan menyatakan komitmen daerahnya untuk mendukung program nasional ini.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan melaksanakan program MBG secara bertahap agar dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

Sebagai daerah yang kaya akan hasil pertanian dan bahan pangan, Banyuwangi berupaya memberikan kontribusi maksimal dalam menyukseskan program ini.

Ipuk menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan memfasilitasi para petani untuk menyediakan bahan pangan seperti beras dan buah-buahan lokal.

Baca Juga :  OJK Jember Luncurkan Program Literasi Keuangan untuk Pelajar di Banyuwangi, Libatkan Bank Jatim dan Pemkab

Langkah ini diharapkan dapat membantu menekan biaya dan memastikan ketersediaan bahan pangan yang berkualitas bagi peserta program MBG.

Pada pelaksanaan perdananya, sebanyak 828 siswa SMPN 2 Rogojampi mendapatkan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis.

Mereka menikmati menu makan siang yang telah disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Rogojampi.

Menu yang disajikan dalam program ini terdiri dari ayam asam manis, cap cay, buah pisang, dan susu.

Salah seorang siswa, Putri Nadita, mengungkapkan kegembiraannya karena menu makanan yang disajikan terasa lezat dan bergizi.

Selain itu, ia juga merasa terbantu karena dapat menghemat uang saku yang biasanya digunakan untuk membeli makan siang.

Program ini tidak hanya diterapkan di SMPN 2 Rogojampi, tetapi juga menjangkau beberapa sekolah lain di sekitar kecamatan tersebut.

Baca Juga :  Produksi Padi dan Jagung Banyuwangi Naik Tajam, Dorong Ketahanan Pangan Daerah

Pada hari pertama pelaksanaannya, SPPG Rogojampi telah menyiapkan sekitar 1.005 porsi makanan yang diperuntukkan bagi siswa dari jenjang TK hingga SMP.

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi menjadi salah satu langkah konkret dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anak-anak sekolah.

Melalui penyediaan makanan bergizi, diharapkan siswa dapat tumbuh dengan sehat, memiliki daya konsentrasi yang lebih baik, serta lebih siap menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di masa depan.

Dengan dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat, program ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak-anak di berbagai wilayah di Indonesia.

Keberlanjutan program ini akan menjadi kunci dalam menciptakan generasi penerus yang lebih berkualitas dan siap menghadapi tantangan global.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru