Diskumperindag Kota Batu Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Lebaran

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 5 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Memasuki awal Ramadan, harga sejumlah komoditas di Kota Batu masih terpantau stabil.

Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu terus memantau pergerakan harga di pasar guna mengantisipasi potensi kenaikan yang biasanya terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kepala Diskumperindag Kota Batu, Aries Setiawan, menyampaikan bahwa meskipun harga bahan pokok masih relatif terkendali,

pihaknya tetap mewaspadai kemungkinan lonjakan harga, terutama menjelang pertengahan hingga akhir Ramadan.

Berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, kenaikan harga sering terjadi pada beberapa komoditas seperti minyak goreng, gula, bawang merah, dan bawang putih.

Pemerintah Kota Batu telah menyiapkan rencana kontingensi untuk menghadapi potensi lonjakan harga, khususnya dalam satu hingga dua minggu sebelum Lebaran.

Baca Juga :  UMKM Agribisnis: Peluang Usaha Berkelanjutan di Negeri Agraris

Wali Kota Batu, Nurochman, juga telah menginstruksikan agar operasi pasar dilakukan lebih awal untuk mengintervensi harga yang mengalami kenaikan signifikan.

Menurut Aries Setiawan, pemerintah daerah telah memperhitungkan komoditas mana saja yang berpotensi mengalami kenaikan harga.

Dari hasil pemantauan sebelumnya, minyak goreng dan gula menjadi dua komoditas yang hampir selalu mengalami kenaikan menjelang hari raya.

Selain itu, bawang merah dan bawang putih juga sering kali mengalami lonjakan harga akibat meningkatnya permintaan masyarakat.

Sebagai bentuk antisipasi, Diskumperindag Kota Batu akan menggelar operasi pasar dengan tujuan menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman bagi masyarakat.

Langkah ini diharapkan dapat menekan lonjakan harga yang biasa terjadi menjelang Idulfitri sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga :  CFD Pare Kembali Hadir, Dorong UMKM Bangkit dan Jadi Andalan Penghasilan di Akhir Pekan

Meskipun demikian, saat ini kondisi pasar menunjukkan tren yang berbeda.

Dari hasil pengawasan yang dilakukan Diskumperindag, diketahui bahwa harga beberapa komoditas justru mengalami penurunan akibat stok yang melimpah.

Kondisi ini sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana biasanya harga sudah mulai mengalami kenaikan sejak awal Ramadan.

Dengan stok yang masih mencukupi di pasaran, pemerintah tetap akan melakukan pemantauan intensif untuk memastikan harga tidak mengalami lonjakan yang merugikan masyarakat.

Jika nantinya ditemukan adanya indikasi kenaikan harga yang tidak wajar, maka operasi pasar akan segera dilakukan guna menstabilkan kembali harga bahan pokok.

Melalui berbagai langkah yang telah disiapkan, diharapkan lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang Lebaran dapat dikendalikan.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Tahapan Pendaftaran CPNS 2026, Calon ASN Wajib Tahu!

Dengan demikian, masyarakat Kota Batu tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar dan tidak terbebani oleh kenaikan harga yang signifikan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru