Koperasi Desa Jadi Prioritas: Strategi Pemkab Lamongan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 26 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menegaskan bahwa pembangunan desa tetap menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, berbagai program pembangunan akan difokuskan melalui koperasi desa sebagai salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.

Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Masjid Al Muttaqin, Desa Pajangan, Kecamatan Sukodadi, pada Selasa (25/3/2025).

Bupati, yang akrab disapa Pak Yes, menjelaskan bahwa koperasi desa memiliki peran penting dalam menciptakan ekonomi yang berkelanjutan di lingkungan pedesaan.

Ia menilai bahwa keberadaan koperasi akan memungkinkan perputaran uang tetap berada di desa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Koperasi Merah Putih Ditargetkan Terbentuk di Seluruh Desa dan Kelurahan pada Juli 2025

Ia juga menambahkan bahwa koperasi desa harus diperkuat agar dapat menjadi wadah yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati Yuhronur menyoroti program Koperasi Desa Merah Putih, yang merupakan inisiatif dari Pemerintah Pusat untuk memastikan setiap desa memiliki koperasi sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi lokal.

Melalui program ini, hasil usaha warga desa dapat dikelola dengan lebih baik dan digunakan kembali untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa koperasi desa dapat menjadi sarana untuk mendistribusikan berbagai keperluan, mulai dari bibit, pupuk, obat-obatan, hingga layanan kesehatan dan kebutuhan pokok lainnya.

Dengan demikian, sistem ekonomi desa dapat berkembang lebih mandiri tanpa bergantung pada pihak luar.

Selain mendorong penguatan koperasi desa, Pemkab Lamongan juga terus berupaya mendukung sektor pertanian sebagai salah satu keunggulan daerah.

Baca Juga :  Bambang Haryo Dorong Bulog Jadi Penggerak Utama Ketahanan Pangan Nasional, Tak Hanya Fokus pada Beras

Sebagai lumbung pangan nasional, Lamongan memiliki potensi besar dalam bidang pertanian.

Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas dan infrastruktur pertanian, termasuk memastikan ketersediaan bibit unggul dan pupuk yang cukup bagi para petani.

Bupati Yuhronur juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya air guna meningkatkan hasil panen.

Ia menyebutkan bahwa Pemkab Lamongan telah melakukan berbagai langkah untuk memastikan ketersediaan air yang cukup bagi para petani,

sehingga produksi pertanian tidak hanya meningkat secara kuantitas, tetapi juga mengalami peningkatan produktivitas per hektare dari waktu ke waktu.

Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan ini, Pemkab Lamongan tidak hanya membahas sektor ekonomi dan pertanian, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan publik bagi masyarakat desa.

Baca Juga :  Sektor Makanan dan Perawatan Pribadi Jadi Pemicu Utama Inflasi Jawa Timur Maret 2025

Program ini memberikan kesempatan bagi warga Desa Pajangan untuk mengakses berbagai layanan penting, seperti administrasi kependudukan (adminduk), pembayaran pajak digital, serta perizinan usaha.

Selain itu, tersedia pula layanan koperasi, operasi pasar murah, konsultasi terkait pernikahan dan ibadah haji, sertifikasi tanah wakaf, produk halal, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Dengan adanya program-program tersebut, Pemkab Lamongan berharap bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,

sehingga pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Lamongan.

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inovasi guna memperkuat ekonomi desa, sehingga masyarakat dapat menikmati manfaat pembangunan secara lebih merata dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru