Mitra Ternak Farm: Solusi Terintegrasi Peternakan Domba Lokal Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 31 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Mitra Ternak Farm hadir sebagai inisiatif berbasis peternakan domba yang terletak di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Peternakan ini dipelopori oleh Tatag Adi Sasono dan telah berhasil mengelola sekitar 1.100 ekor domba.

Program ini tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga membawa misi sosial untuk memberdayakan peternak lokal dan mengembangkan sistem peternakan yang berkelanjutan.

Olan Putra, yang menjabat sebagai Head Programmer di Mitra Ternak Farm, menyampaikan bahwa populasi domba yang mereka kelola terdiri dari berbagai jenis, termasuk pejantan, indukan, dan anakan.

Ia mengungkapkan bahwa kelahiran dan kematian domba merupakan hal yang wajar dan terjadi setiap hari.

Baca Juga :  Cek Syarat dan Cara Mengetahui Status Penerima BLT Kesra Rp900 Ribu, Pastikan Nama Anda Terdaftar!

Meskipun demikian, fokus utama dari peternakan ini bukanlah keuntungan semata.

Olan menekankan bahwa peran generasi muda dalam mengembangkan sektor peternakan menjadi sangat penting di tengah meningkatnya kebutuhan akan daging domba yang berkualitas.

Lebih jauh, Mitra Ternak Farm menerapkan sistem peternakan yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Di sisi hulu, mereka menyediakan program titip ternak bagi masyarakat yang berminat memelihara domba namun terkendala oleh keterbatasan lahan atau waktu.

Sedangkan di hilir, mereka mengembangkan layanan untuk kurban dan aqiqah. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan populasi domba, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Salah satu inovasi yang dilakukan adalah pemanfaatan limbah peternakan, terutama kotoran domba yang diolah menjadi pupuk organik.

Baca Juga :  Penyaluran BLTS Kesra Jombang Kini Berbasis Sistem Terintegrasi, 136 Ribu KPM Terima Bantuan Rp900 Ribu

Olan menyebutkan bahwa saat ini pupuk tersebut digunakan secara internal dan sebagian diberikan kepada petani lokal.

Meski belum dipasarkan secara komersial, pihaknya tengah menyusun rencana untuk pengembangan lebih lanjut dalam hal pemanfaatan limbah ini secara ekonomis.

Yulianto, yang menjabat sebagai Head of Business di Mitra Ternak Farm, menambahkan bahwa setiap harinya sekitar 100 ekor domba dilepas ke pasaran oleh para pemiliknya.

Penjualan ini umumnya bertujuan untuk memperoleh tambahan dana bagi para mitra peternak yang telah bergabung dalam program titip ternak.

Dirinya juga menerangkankan soal skema harga yang ditawarkan dalam program titip ternak. Untuk satu ekor domba, biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 3,5 juta.

Baca Juga :  Kapan Waktunya Tambah Tim? Tanda-tanda Bisnis Butuh Tenaga Baru

Biaya tersebut sudah mencakup seluruh kebutuhan selama dua tahun, termasuk pakan, vitamin, dan tenaga kerja operasional.

Sementara itu, harga domba untuk keperluan kurban ditetapkan sebesar Rp 1 juta per ekor.

Bila indukan melahirkan, pemilik hanya dikenai biaya makan tambahan sebesar Rp 100 ribu per bulan.

Melalui pendekatan inovatif dan berbasis komunitas ini, Mitra Ternak Farm bertekad tidak hanya meningkatkan kesejahteraan peternak lokal,

tetapi juga berkontribusi aktif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peternakan domba yang modern, berkelanjutan, dan terintegrasi.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat
Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat
Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini
Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan
Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya
Mahasiswa Jatim “Warning” Negara! Soroti Dana Asing ke NGO, Minta Pengawasan Diperketat
Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Berita Terkait

Monday, 27 April 2026 - 09:38 WIB

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Saturday, 25 April 2026 - 19:13 WIB

Hadapi Kemarau 2026! Kementan Gaspol Tanam Serentak di 38 Daerah Jawa Timur, Target LTT Melejit 2 Kali Lipat

Saturday, 25 April 2026 - 16:11 WIB

Resmi Beroperasi! RPH Banjarsari Bojonegoro Dipastikan Sesuai Standar, Pelaku Usaha Diajak Pindah ke Sini

Saturday, 25 April 2026 - 15:08 WIB

Dikebut! Pansus BUMD Jatim Target Rampung Akhir April, Laporan Penting Segera Diumumkan

Saturday, 25 April 2026 - 12:05 WIB

Fantastis! Misi Dagang Jatim ke Kalteng Tembus Rp2 Triliun, Khofifah Bongkar Kunci Suksesnya

Berita Terbaru

Kenali jenis alkohol dalam produk kosmetik dan obat, mulai dari ethanol hingga cetyl alcohol, beserta fungsi, manfaat, dan cara memilihnya tepat.

Berita

Mengenal Jenis-jenis Alkohol dalam Produk Kosmetik dan Obat

Monday, 27 Apr 2026 - 09:38 WIB