Stabilitas Inflasi Daerah Kunci Tangguhnya Ekonomi Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 13 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terus meningkat, proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan akan tetap stabil.

Meski demikian, berbagai risiko eksternal seperti geopolitik, perubahan iklim, hingga fluktuasi harga komoditas menuntut langkah-langkah strategis dari para pembuat kebijakan di seluruh dunia.

Guna memastikan proses pemulihan ekonomi global tetap berkelanjutan, para pemangku kebijakan didorong untuk mengedepankan sejumlah fokus utama.

Beberapa di antaranya mencakup upaya menjaga inflasi agar tetap sesuai target, mempertahankan stabilitas sistem keuangan, serta melakukan konsolidasi fiskal sebagai langkah strategis untuk menjamin keberlanjutan pembangunan jangka panjang.

Selain itu, reformasi struktural juga dinilai sangat penting guna meningkatkan produktivitas nasional dan memperkuat prospek pasar tenaga kerja.

Kepala Bidang Usaha Dagang dari Dinas Perdagangan Kota Madiun, Siti Nurzanah, turut menyampaikan pandangannya terkait kondisi ini.

Baca Juga :  Polres Sumenep Dukung Penuh Gerakan Menanam Padi Serentak untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas wilayah sangat dibutuhkan dalam pengendalian inflasi, khususnya di tingkat daerah.

Menurutnya, pengelolaan inflasi yang efektif di daerah bukan hanya memberikan manfaat lokal, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap stabilitas inflasi secara nasional.

Lebih lanjut, Siti menilai bahwa inflasi yang terkendali di tingkat daerah mampu memperkuat daya tahan ekonomi nasional.

Dalam menghadapi tantangan global yang dinamis, daerah memiliki peran strategis untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok serta memastikan distribusi barang dan jasa tetap berjalan lancar.

Ia juga menekankan bahwa keseimbangan harga yang baik di pasar lokal dapat membantu masyarakat mempertahankan daya beli sekaligus memberikan iklim usaha yang lebih pasti bagi pelaku ekonomi.

Baca Juga :  Operasi Pasar Murah Pemkab Sumenep, Langkah Strategis Kendalikan Inflasi Ramadan

Dalam pernyataannya pada Senin, 12 Mei 2025, Siti menambahkan bahwa stabilitas inflasi akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Kestabilan harga barang-barang kebutuhan pokok dianggap sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan sosial-ekonomi.

Selain itu, iklim usaha yang stabil juga akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk terus berinovasi dan bergerak maju di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.

Menurutnya, peran serta aktif seluruh elemen masyarakat dalam pengendalian inflasi menjadi aspek krusial yang tidak bisa diabaikan.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat luas menjadi kunci dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Ketika semua pihak bahu-membahu menjaga stabilitas harga dan memperlancar arus barang, maka Indonesia akan semakin siap menghadapi berbagai tantangan global.

Baca Juga :  Harga Cabai di Kediri Mulai Stabil, Pasokan Lancar dan Serapan Tetap Tinggi

Penguatan koordinasi antarwilayah, menurut Siti, juga perlu didorong melalui forum-forum strategis seperti Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan kerjasama antar-pemerintah daerah.

Dengan kolaborasi yang kuat, strategi pengendalian inflasi bisa lebih efektif dan terarah, mulai dari aspek produksi, distribusi, hingga pengawasan harga pasar.

Dalam ketidakpastian global yang masih terjadi, Indonesia membutuhkan pendekatan terintegrasi untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Pengendalian inflasi di tingkat daerah menjadi langkah strategis yang harus terus diperkuat sebagai bagian dari solusi menyeluruh dalam menjawab tantangan perekonomian dunia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru