Strategi Cerdas Penjual Hewan Kurban di Lamongan: Gratis Ongkir hingga Jaminan Kesehatan Hewan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 31 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, geliat penjualan hewan kurban mulai tampak di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Lamongan.

Eko Prasetyo, menjadi salah satu pelaku usaha yang turut meramaikan momen ini, yang merupakan seorang penjual hewan kurban yang membuka lapak di Jalan Pahlawan.

Dalam menghadapi persaingan pasar yang ketat, Eko mengandalkan strategi pemasaran yang cukup menarik perhatian, salah satunya adalah pemberian layanan gratis ongkos kirim kepada konsumen.

Eko menjelaskan bahwa selain memberikan pengiriman gratis, ia juga menyediakan layanan perawatan bagi kambing yang dititipkan di lapaknya.

Tak hanya itu, ia memastikan setiap hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat, sehingga para pembeli merasa aman dan puas saat memilih hewan kurban.

Baca Juga :  Cabe Jamu Sumenep, Tanaman Herbal Bernilai Ekonomi Tinggi

Menurut pendapat Eko, kepuasan pelanggan tentunya merupakan prioritas utama dalam menjalankan usaha ini.

Usaha penjualan hewan kurban ini mulai dijalankan oleh Eko sekitar 10 hari yang lalu.

Dalam lapaknya, ia menawarkan beragam jenis kambing seperti kambing Australia, Joper, Texel, dan kambing Jawa.

Semua kambing tersebut didatangkan langsung dari daerah Lumajang, yang dikenal sebagai salah satu sentra ternak berkualitas di Jawa Timur.

Harga kambing yang ditawarkan cukup bervariasi, tergantung pada jenis dan ukuran.

Rentang harga mulai dari Rp1,8 juta hingga mencapai Rp6 juta per ekor.

Berdasarkan pengalamannya selama beberapa hari terakhir, Eko menilai bahwa jenis kambing domba adalah yang paling banyak diminati oleh konsumen.

Baca Juga :  474 Koperasi Merah Putih Diluncurkan, Lamongan Mantapkan Ekonomi Desa Berbasis Gotong Royong

Walaupun membuka lapak baru selama 10 hari, ia merasa cukup puas dengan respon pasar yang diterima sejauh ini.

Dari sisi penjualan, ia mengamati bahwa lonjakan pembeli biasanya terjadi pada dua hari terakhir menjelang Hari Raya Iduladha.

Oleh karena itu, ia menaruh harapan besar agar seluruh kambing yang disiapkan dapat terjual habis sebelum hari H.

Untuk saat ini, Eko memiliki sekitar 60 ekor kambing yang siap dijual kepada masyarakat.

Bukan hanya itu, Eko juga menegaskan bahwa seluruh kambing yang dijual sudah melalui pemeriksaan kesehatan yang dipakukan petugas dari Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan.

Hal ini menjadi jaminan tambahan bagi pembeli bahwa hewan kurban yang mereka beli telah memenuhi standar kesehatan dan layak untuk disembelih saat Iduladha.

Baca Juga :  Review Mingguan Bisnis: Cara Menemukan Strategi yang Efektif

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Sebagai penjual yang masih tergolong baru dalam bisnis ini, Eko berharap usahanya bisa berkembang pesat dan dikenal lebih luas oleh masyarakat.

Dengan menerapkan layanan terbaik dan menjual hewan berkualitas, ia optimis mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan hewan kurban yang sehat dan terjangkau menjelang hari raya.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru