Peringatan Hari Dermaga Nasional: Simbol Konektivitas dan Akselerator Ekonomi Maritim Indonesia

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 17 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Setiap tanggal 17 Juni, Indonesia memperingati Hari Dermaga Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap peran vital dermaga dalam pembangunan nasional.

Lebih dari sekadar tempat bersandar kapal, dermaga memainkan fungsi penting sebagai simpul logistik, jalur distribusi hasil perikanan, serta pintu gerbang pariwisata bahari di berbagai wilayah kepulauan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyampaikan bahwa dermaga merupakan infrastruktur krusial bagi aktivitas sektor kelautan, khususnya perikanan tangkap dan budidaya.

Dermaga menjadi titik awal nelayan melaut sekaligus tempat mereka kembali membawa hasil tangkapan.

Oleh karena itu, pembangunan dan peremajaan dermaga terus digencarkan untuk memperkuat ketahanan pangan laut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Pentingnya dermaga juga ditegaskan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla), Kementerian Perhubungan.

Baca Juga :  Koperasi Petani Dinilai Solusi Efektif Atasi Keterbatasan Bulog dalam Menyerap Gabah

Dalam pernyataan resminya, Ditjen Hubla menyebut bahwa dermaga adalah simpul utama konektivitas antarwilayah yang sangat dibutuhkan negara kepulauan seperti Indonesia.

Dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia dan ribuan pulau tersebar dari Sabang hingga Merauke, dermaga menjadi kunci kelancaran distribusi logistik dan mobilitas penduduk melalui jalur laut.

Sektor pariwisata pun turut menikmati dampak positif dari keberadaan dermaga yang representatif.

Wilayah seperti Wakatobi, Labuan Bajo, hingga Raja Ampat mengalami lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara setelah akses dermaganya diperbaiki.

Hal ini membuktikan bahwa dermaga mampu menjadi akselerator ekonomi lokal, mempermudah transportasi laut, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro di daerah pesisir.

Dalam dinamika pemerintahan terbaru, koordinasi pembangunan kemaritiman yang sebelumnya di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) kini dialihkan ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Baca Juga :  Menjelang Lebaran Ketupat, Pasar Sampang Ramai Diserbu Pembeli, Kecambah Jadi Buruan Utama

Kemenko Perekonomian menekankan pentingnya pembangunan dermaga yang efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan sebagai bagian dari penguatan ekonomi biru.

Pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi hijau dan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan dermaga.

Proses perencanaan kini didesain lebih partisipatif, melibatkan masyarakat lokal agar pembangunan dermaga memberi manfaat nyata bagi komunitas pesisir dan tidak merusak ekosistem laut di sekitarnya.

Hari Dermaga Nasional menjadi momen reflektif untuk menyadarkan kembali betapa pentingnya dermaga dalam kehidupan bangsa maritim seperti Indonesia.

Dermaga bukan hanya bangunan beton di tepi laut, melainkan simbol integrasi, kemajuan ekonomi berbasis laut, dan jembatan penghubung antarwilayah yang memperkuat kedaulatan maritim Indonesia.

Dengan optimalisasi peran dermaga dalam sektor perikanan, logistik, dan pariwisata, Indonesia semakin meneguhkan posisinya menuju visi besar sebagai poros maritim dunia.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru