Sentra PKL SLG Kediri Resmi Dibuka, Pedagang Hewan Peliharaan Jadi Perintis Aktivitas

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 22 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, resmi mulai beroperasi pada Minggu pagi, 22 Juni 2025.

Pembukaan ini diawali dengan para pedagang hewan peliharaan, seperti penjual ikan hias, burung, dan sejenisnya,

yang menjadi kelompok pertama menempati lapak-lapak yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri.

Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Kediri, Santoso, menjelaskan bahwa pengoperasian sentra PKL SLG ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito.

Ia mengingatkan bahwa fasilitas tersebut merupakan salah satu aset pemerintah daerah yang pembangunannya telah selesai, namun hingga kini belum difungsikan secara maksimal.

Baca Juga :  Ponpes Sunandrajat: Pondok Pesantren Unggulan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan

Mas Dhito sendiri sudah beberapa kali menyampaikan keinginannya ke pihak bersangkutan agar sentra PKL diaktifkan,

termasuk dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang digelar pada Mei 2025 lalu.

Menurut Santoso, meskipun upaya pengaktifan lapak sudah dimulai, upaya memindahkan para pedagang kuliner dari area SLG ke sentra PKL yang baru masih menemui kendala.

Banyak PKL merasa khawatir terhadap kemungkinan penurunan jumlah pembeli karena lokasi baru dinilai belum populer dan kurang ramai.

Para pedagang yang mengandalkan pemasukan harian umumnya lebih memilih lokasi yang langsung mendatangkan konsumen.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, pemerintah mengambil langkah awal dengan mengoperasionalkan para pedagang hewan peliharaan terlebih dahulu.

Baca Juga :  Ruang Emosi: Inovasi Bisnis untuk Menyalurkan Stres dan Emosi Negatif Secara Aman

Strategi ini diharapkan bisa menarik minat pengunjung dan memperkenalkan lokasi baru kepada masyarakat secara bertahap.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, telah ada belasan pedagang hewan peliharaan yang siap berjualan di area tersebut.

Santoso menambahkan bahwa pengisian lapak lainnya akan dilakukan secara bertahap sambil terus dilakukan proses sosialisasi dan evaluasi dari pihak terkait.

Dirinya optimis, dengan pendekatan seperti ini, sentra PKL di SLG akan bisa menjadi lokasi perdagangan yang hidup dan juga teratur di masa yang akan datang.

Selain itu, Pemkab Kediri tetap berkomitmen untuk menata kawasan Simpang Lima Gumul agar lebih rapi dan tertib.

Penataan tersebut mencakup pengaturan jam operasional pedagang, pelarangan berjualan di area-area yang tidak diperbolehkan, serta pelokalisiran kegiatan PKL agar tidak mengganggu ketertiban umum dan estetika kawasan wisata.

Baca Juga :  Dekranasda Kabupaten Kediri Dorong Strategi Peningkatan Kualitas Produk dan Perluasan Pasar Ekonomi Kreatif

Dengan dibukanya sentra PKL SLG dan dimulainya aktivitas para pedagang hewan peliharaan, diharapkan masyarakat mulai mengenal lokasi ini sebagai tempat belanja alternatif yang nyaman dan terorganisir.

Ke depan, Pemkab Kediri juga mendorong promosi lebih masif untuk meningkatkan daya tarik kawasan ini bagi pembeli maupun wisatawan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru