TNI dan Petani Bangkalan Bersinergi, Babinsa Dampingi Panen Padi di Desa Kelbung

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 20 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Diberitakan bahwa dalam upaya ikut mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan di berbagai daerah, tidak terkecuali di Kabupaten Bangkalan.

Salah satu contohnya terlihat dari kegiatan pendampingan panen padi yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0829-16/Sepulu, Koptu Usman Ali, bersama Kelompok Tani Mandiri 5 di Desa Kelbung, Kecamatan Sepulu, Minggu (20/7/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Koptu Usman Ali turut hadir secara langsung di lahan milik Bapak Hafit, petani setempat yang menjadi bagian dari kelompok tani binaan.

Kehadiran Babinsa ini menjadi bentuk konkret sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memajukan sektor pertanian, khususnya dalam meningkatkan produktivitas hasil panen padi.

Tak hanya memberikan bantuan fisik di lapangan, Koptu Usman juga turut memberikan semangat serta motivasi kepada para petani yang tengah berjuang di tengah tantangan pertanian masa kini.

Baca Juga :  Naker Fest 2025 Madiun: Ribuan Lowongan Kerja dan Gelar Karya untuk Pencari Kerja

Peran aktif Babinsa dalam proses panen tersebut memperlihatkan bahwa kehadiran aparat teritorial sangat berarti dalam mendukung ketahanan pangan dari tingkat desa.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Koptu Usman, hasil panen pada musim ini dinilai cukup memuaskan.

Ia menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh TNI, khususnya melalui Babinsa di wilayah,

tidak hanya bertujuan untuk membantu proses pertanian secara teknis, tetapi juga untuk mempererat hubungan emosional antara aparat dan warga binaannya.

Harapannya, kehadiran Babinsa dapat meningkatkan rasa percaya diri para petani dalam mengelola lahannya.

Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan panen kali ini menunjukkan hasil nyata dari kerja sama yang solid antara petani dan aparat kewilayahan.

Baca Juga :  Pemprov Jatim dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2025, Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pendidikan

Pendampingan tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari strategi jangka panjang menuju swasembada pangan yang berkelanjutan di wilayah Bangkalan.

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor pertanian di Bangkalan memang tengah didorong untuk menjadi lebih mandiri dan produktif.

Keterlibatan TNI melalui Babinsa menjadi salah satu pendekatan efektif dalam membangun ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para petani dapat terus termotivasi untuk mengelola lahan dengan lebih optimal dan menerapkan praktik pertanian yang efisien serta berkelanjutan.

Sementara itu, para anggota Kelompok Tani Mandiri 5 menyambut baik kehadiran Babinsa yang senantiasa memberikan dukungan dan pendampingan, mulai dari masa tanam hingga proses panen.

Mereka menilai keterlibatan TNI telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas serta kualitas hasil panen.

Baca Juga :  Harga Cabai Merah di Kediri Naik, Cabai Rawit Justru Turun: Ini Rinciannya

Dengan kerjasama yang baik antara petani dan aparat teritorial, diharapkan langkah-langkah nyata menuju ketahanan pangan daerah bisa terus diwujudkan, sekaligus bisa memperkuat kedaulatan pangan nasional dari tingkat desa hingga ke pusat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru