Bulog  dan Kodim 0828 Sampang Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Sambut Antusias

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 23 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Suasana Alun-Alun Trunojoyo, Kabupaten Sampang, pada Sabtu pagi (23/8/2025) tampak berbeda dari biasanya.

Sejak pukul 07.00 WIB, masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk mengikuti Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Kodim 0828/Sampang bekerja sama dengan Perum Bulog.

Program ini langsung mendapat respons positif dari warga karena menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding pasaran.

Harga Terjangkau untuk Beras dan Gula

Dalam acara ini, masyarakat bisa mendapatkan beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp55.000 per sak.

Selain itu, tersedia juga gula pasir kemasan 1 kilogram seharga Rp19.000.

Harga ini juga tentu jauh lebih ringan bagi warga, terutama di tengah kondisi harga bahan pokok yang kerap turun-naik.

Baca Juga :  Peringati Hari Koperasi ke-78, Wabup Sampang Ajak Warga Bangun Koperasi Inovatif dan Berdaya Saing

Berdasarkan penjelasan dari Bati Wanwil Kodim 0828 Sampang, Sersan Mayor Mustofa, warga diberi kesempatan membeli minimal dua paket produk dalam sekali transaksi.

Dengan aturan ini, masyarakat tetap bisa memperoleh bahan pokok dengan harga murah, sekaligus menjaga agar ketersediaan barang tetap merata untuk semua pembeli.

Antusiasme Tinggi dari Masyarakat

Kehadiran program pangan murah ini disambut dengan antusiasme luar biasa. Banyak warga yang sudah menunggu sejak pagi hari agar tidak kehabisan stok.

Kegiatan tersebut bukan sekadar meringankan beban pengeluaran rumah tangga, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.

Menurut Mustofa, program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.

Baca Juga :  Expo Lelang Terbesar 2025 Digelar Serentak di Empat Kota, Ribuan Aset Ditawarkan

Dengan adanya intervensi langsung dari pemerintah dan Bulog, diharapkan lonjakan harga bisa dikendalikan sehingga masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan makanan penting dengan harga wajar.

Sinergi Pemerintah, TNI, dan Masyarakat

Gerakan pangan murah ini juga menjadi wujud nyata dari sinergitas antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.

Kehadiran Kodim 0828 Sampang dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa TNI tidak hanya fokus pada tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga turut serta dalam membantu menjaga kesejahteraan rakyat.

Mustofa menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal distribusi bahan pokok murah, melainkan juga langkah untuk memperkuat hubungan emosional antara aparat dan warga.

Dengan demikian, kepercayaan dan dukungan masyarakat terhadap pemerintah maupun TNI dapat terus terjaga.

Baca Juga :  Jumlah Penerima Bansos di Jombang Turun, Dampak Peralihan dari DTKS ke DTSEN

Harapan ke Depan

Melalui program seperti Gerakan Pangan Murah, masyarakat tidak hanya terbantu dari sisi ekonomi, tetapi juga merasa lebih diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Diharapkan ke depan kegiatan serupa dapat digelar secara rutin di berbagai wilayah Kabupaten Sampang.

Dengan demikian, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang sering kali terbebani oleh harga bahan pokok yang tidak stabil.

Selain itu, sinergi lintas sektor yang terjalin dalam program ini juga diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga stabilitas pangan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru