Diskopindag Kota Malang Tegaskan Hak Konsumen untuk Cek Kualitas Beras Premium

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 1 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Berhubung maraknya laporan dugaan penjualan beras oplosan yang diberi label premium, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang menegaskan bahwa konsumen memiliki hak penuh untuk selalu memastikan kualitas beras sebelum melakukan pembelian.

Eko Sri Yuliadi, Kepala Diskopindag Kota Malang, mengatakan bahwa pembeli tidak perlu ragu untuk melakukan pengecekan secara langsung di hadapan pedagang.

Ia menilai langkah tersebut merupakan bagian dari perlindungan hak konsumen sekaligus upaya untuk menciptakan transaksi yang adil.

Eko menegaskan, apabila kualitas beras tidak sesuai harapan, konsumen berhak membatalkan pembelian tanpa paksaan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengecekan beras menjadi penting karena kualitasnya tidak selalu dapat dinilai hanya dari kemasan luar, khususnya pada kemasan 5 kilogram.

Baca Juga :  Pasar Bunga Kayoon Surabaya Ramai Pembeli Jelang Valentine, Mawar Jadi Favorit

Banyak kasus ditemukan, di mana beras yang diklaim premium ternyata tidak sesuai standar setelah dibuka.

Karena hal itulah, pembeli dianjurkan untuk bisa memastikan kesesuaian produk dengan label yang tercantum.

Eko juga menekankan pentingnya kerja sama antara pembeli dan pedagang dalam proses pengecekan.

Ia mengimbau para pedagang agar bersikap terbuka dan tidak keberatan apabila diminta membuka sebagian kemasan untuk diperiksa bersama.

Menurutnya, transparansi tersebut dapat menjaga kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan reputasi pedagang di pasar.

“Jika pedagang bersedia bekerja sama, maka potensi konflik dapat diminimalkan. Selain itu, hubungan antara penjual dan pembeli akan semakin harmonis karena didasari rasa saling percaya,” jelasnya.

Selain mengedukasi konsumen, Diskopindag juga aktif memberikan sosialisasi kepada pedagang untuk menghindari praktik curang yang dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Tuban Selenggarakan Gelar Gerakan Pangan Murah Menjelang Lebaran

Eko menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen melakukan pengawasan rutin terhadap peredaran bahan pokok, termasuk beras, di seluruh pasar Kota Malang.

Ia menambahkan bahwa dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap hak mereka, praktik peredaran beras oplosan diharapkan dapat ditekan.

Langkah ini sekaligus mendorong pedagang untuk lebih menjaga kualitas produk yang dijual.

Diskopindag berharap edukasi mengenai hak konsumen ini dapat menjadi bagian dari gerakan bersama antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat untuk mewujudkan ekosistem perdagangan yang sehat dan adil.

Dengan cara ini, peredaran beras berkualitas rendah yang dilabeli premium dapat diminimalisir, sehingga kepercayaan publik terhadap pasar tradisional maupun modern tetap terjaga.

Upaya ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi konsumen, menjaga stabilitas pasar, serta mendukung ketahanan pangan di Kota Malang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru