Satgas Pangan Polresta Sidoarjo Intensifkan Sidak Cegah Peredaran Beras Oplosan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 11 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polresta Sidoarjo melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional untuk memastikan kualitas beras yang beredar di wilayah tersebut.

Upaya ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat terkait dugaan adanya peredaran beras oplosan yang meresahkan warga.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Sidoarjo, Kompol Fahmi Amarullah, menjelaskan bahwa sidak dilakukan dengan menyisir sejumlah toko dan kios beras di berbagai titik pasar.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menjamin bahwa beras yang dijual benar-benar layak konsumsi dan sesuai dengan label yang tertera pada kemasan.

Menurut Fahmi, petugas mengambil beberapa sampel beras dari berbagai pedagang untuk kemudian diuji di laboratorium.

Baca Juga :  Warisan Budaya Madura Sambut 1 Muharram Penuh Makna: Tradisi Tajin Sorah

Pengujian ini bertujuan memastikan kualitas beras, termasuk memeriksa kandungan dan kesesuaiannya dengan standar yang berlaku.

Ia menegaskan, pihaknya ingin memberi kepastian kepada masyarakat bahwa beras yang mereka beli aman dan sesuai mutu yang dijanjikan produsen.

Sidak ini juga menjadi salah satu bentuk pencegahan terhadap praktik curang di pasar, terutama terkait pengoplosan beras.

Kegiatan tersebut digelar setelah sebelumnya tim gabungan Polda Jatim dan Polres berhasil membongkar sindikat pengoplos beras di wilayah Jawa Timur pada pekan lalu.

Kasus tersebut memicu kekhawatiran masyarakat, sehingga langkah pengawasan diperketat.

Fahmi menambahkan, pihaknya tidak akan berhenti hanya pada satu kali sidak.

Pengawasan dan operasi pasar akan terus dilakukan secara berkala demi melindungi konsumen dari praktik perdagangan yang merugikan.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha 2025, Sidoarjo Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban di 34 Titik Penjualan

“Upaya ini juga untuk menutup celah bagi pelaku usaha nakal yang mencoba memanipulasi kualitas beras demi keuntungan pribadi,” jelasnya.

Selain sidak, Satgas Pangan Polresta Sidoarjo juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan untuk memastikan distribusi beras berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

Pemeriksaan stok di gudang-gudang beras pun menjadi bagian dari pengawasan ini, guna memastikan tidak ada praktik penimbunan atau pengoplosan di hulu distribusi.

Langkah tegas ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas beras di pasaran.

Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum berkomitmen menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin keamanan pangan bagi warga Sidoarjo.

Dengan adanya sidak berkelanjutan, masyarakat diimbau lebih waspada dalam memilih beras yang akan dibeli, termasuk memeriksa kemasan dan label dengan teliti.

Baca Juga :  Bambang Haryo Dorong Percepatan Program Prabowo di Desa: Fokus Ketahanan Pangan dan Penanggulangan DBD di Sidoarjo

Apabila menemukan kejanggalan, warga diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, diharapkan peredaran beras oplosan dapat dicegah secara maksimal.

Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Polresta Sidoarjo untuk melindungi hak konsumen sekaligus menjaga keamanan pangan di wilayahnya.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru